Pemprov Kepri targetkan Waduk Kawal dioperasikan pada 2020

id Waduk kawal

Plt Gubernur Kepulauan Riau, Isdianto. ANTARA/Ogen

Tanjungpinang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menargetkan Tahun 2020 Waduk Kawal sudah bisa dioperasikan untuk mengatasi persoalan air di Pulau Bintan.

Plt Gubernur Kepri Isdianto di Tanjungpinang, Jumat mengatakan dari tahun ke tahun masyarakat setempat selalu mengeluhkan kekurangan pasokan air.

Apalagi musim kemarau panjang yang terjadi dalam dua bulan terakhir ini, menyebabkan Waduk Sungai Pulai dan Waduk Gesek yang merupakan dua sumber air di daerah itu mengalami kekeringan.

"Waduk Kawal jadi solusi jangka menengah untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat. Jangka panjang kami akan membangun DAM Busung," kata Isdianto.

Ia menyatakan, saat ini kondisi waduk Kawal sudah terisi air dengan kapasitas 400 liter per detik. Air yang ada juga sudah siap untuk didistribusikan kepada masyarakat.

Hanya saja, katanya, perpipaannya, baik pipa primer, pipa skunder maupun pipa tersier belum terpasang, sehingga belum bisa menyuplai air.

"Pipa waduk Kawal akan terkoneksi dengan Waduk Sungai Pulai dan Waduk Gesek. Kami butuh dana sekitar Rp30 miliar hingga Rp40 miliar untuk merealisasikannya," ujar Isdianto.

Dana tersebut rencananya dialokasikan melalui APBD Pemprov Kepri dengan melibatkan Pemkot Tanjungpinang dan Pemkab Bintan, karena sama-sama berada di dalam wilayah Pulau Bintan.

"Tapi kami lihat juga kondisi kekuatan anggaran daerah. Kalau memang tidak kuat, terpaksa mengadu ke pusat," tutur Isdianto.

Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar