Pemkot Tanjungpinang belum punya alat ukur kualitas udara

id Alat ukur udara

Pemkot Tanjungpinang belum punya alat ukur kualitas udara

Pemandangan Jembatan II Dompak, Tanjungpinang, Kepulauan Riau yang diselimuti kabut asap kiriman luar daerah. ANTARA/Ogen

Tanjungpinang (ANTARA) - Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Riau, Hemat Girsang, menyatakan hingga saat ini Kota Tanjungpinang sebagai ibu kota Provinsi Kepri belum memiliki alat pengukur kualitas udara.

"Setahu saya di Tanjungpinang khususnya Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) belum ada," ungkap Girsang, Kamis.

Menurut Girsang, keberadaan alat pengukur tersebut sangat penting untuk memberikan peringatan kualitas udara kepada masyarakat Tanjungpinang terkait kondisi udara yang ada.

Apalagi, kata dia, beberapa hari belakangan ini Tanjungpinang dan sekitarnya diselimuti kabut asap kiriman daerah lain. Namun sayang, pemkot tidak punya alat ukur kualitas udara.

Pihaknya menyarankan Pemprov Kepri bersama Pemkot Tanjungpinang dapat bahu-membahu menyediakan alat pengukur tersebut.

"Lagipula nantinya keberadaan alat pengukur itu dapat digunakan secara berkala dari tahun ke tahun," ucapnya.

Mengingat kondisi cuaca saat ini, lanjut Girsang, sangat penting bagi pemkot untuk mengetahui kualitas udara di Tanjungpinang.

"Dengan adanya alat tersebut, maka instansi-instansi terkait dapat mengambil langkah cepat untuk mengatasi persoalan kondisi udara di Tanjungpinang," tegas Girsang.
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar