154 pelamar Panwascam se-Karimun ikut tes tertulis secara online

id seleksi panwascam karimun,bawaslu karimun,tes tertulis

154 pelamar Panwascam se-Karimun ikut tes tertulis secara online

Komisioner Bawaslu Karimun Mohammad Fadli (ANTARA/Rusdianto)

Tanjung Balai Karimun (ANTARA) - Sebanyak 154 pelamar calon anggota Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) untuk 12 kecamatan di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau akan mengikuti tes tertulis dalam jaringan atau "online" yang digelar Badan Pengawas Pemilu Karimun pada Jumat (13/12) mendatang.

"Semula ada 156 orang yang berkas lamarannya diteliti dan diverifikasi, tapi yang lolos sebanyak 154 orang dan akan mengikuti tes tertulis secara online," kata Komisioner Bawaslu Karimun yang membidangi Divisi SDM dan Organisasi, Mohammad Fadli di Tanjung Balai Karimun, Rabu.

Fadli mengatakan, 154 pelamar itu mengikuti tes tertulis setelah dinyatakan lolos seleksi administrasi berdasarkan Surat Keputusan Kelompok Kerja Pembentukan Panwascam Bawaslu Kabupaten Karimun No 006/POKJA/KR-01/HM.00/XII/2019.

Dia mengatakan kali ini tertulis bagi pelamar anggota Panwascam tidak lagi dilaksanakan secara manual, tetapi secara "online".

Tes tertulis "online" akan dibagi dalam tiga zona, yakni zona Karimun, Kundur dan Moro. Pembagian zona bertujuan untuk memudahkan para pelamar dari kecamatan di luar Pulau Karimun Besar. 

Pelamar yang akan mengikuti tes tertulis, menurut dia, berasal dari berbagai kalangan, mulai dari buruh harian lepas, petani, guru, honorer, wiraswasta, nelayan hingga ibu rumah tangga.

"Latar belakangnya macam-macam. Ini menunjukkan antusias masyarakat cukup tinggi untuk menyukseskan Pilkada serentak pada 2020," ujarnya.

Selain itu, jumlah pelamar perempuan juga cukup bagus dan memenuhi kuota yang telah ditentukan, dari 156 orang yang mengajukan lamaran, sebanyak 37 orang merupakan perempuan.

Dia menyatakan bahwa seleksi dan pemilihan calon anggota Panwascam dilaksanakan secara ketat, profesional dan terbuka, sehingga diharapkan dapat memilih anggota Panwascam yang siap melaksanakan tugas selama setahun.

"Kami juga berharap masukan dari masyarakat terhadap rekam jejak setiap pelamar. Tujuannya untuk memperkecil kemungkinannya adanya pelamar yang tidak memenuhi syarat lolos dalam rangkaian seleksi," kata dia.

Seorang pelamar Panwascam Meral Barat, Dewi mengatakan bahwa dirinya lolos seleksi administrasi dan berhak mengikuti tes tertulis secara online pada Jumat (13/12) nanti.

"Saya senang bisa lolos. Mudah-mudahan bisa menjawab tes tertulis nanti," kata dia.

Dia mengatakan ingin menjadi anggota Panwascam semata untuk ikut menyukseskan Pilkada 2020, sekaligus mencari pengalaman dalam dunia politik.

Baca juga: Bawaslu Karimun verifikasi persyaratan 156 pelamar Panwascam
Pewarta :
Editor: Kabiro kepri
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar