Dalam sehari tiga pasien COVID-19 meninggal di Malaysia

id Malaysia,Covid-19

Dalam sehari tiga pasien COVID-19 meninggal di Malaysia

Petugas Kepolisian Diraja Malaysia (PDRM) melakukan pemeriksaan terhadap pengendara mobil yang masuk ke Kuala Lumpur di depan Kantor Polisi Tun HS Lee Jalan Loke Yew Kuala Lumpur, Kamis (19/3/2020). Operasi tersebut dalam rangka penegakan peraturan Perintah Pengendalian Pergerakan (Movement Control Order) yang berlangsung (18/3) hingga (31/3) sebagai langkah membatasi penularan corona. Foto ANTARA/Agus Setiawan

KUALA LUMPUR (ANTARA) - Dirjen Kesehatan Malaysia Noor Hisham Abdullah mengatakan Malaysia mencatat tiga lagi pertambahan kasus kematian terkait COVID-19 pada Senin (23/3) sehingga menjadikan jumlah kumulatif kasus kematian  14 orang.

"Duka cita disampaikan atas pertambahan kasus kematian sebagaimana telah dilaporkan pada Pusat Tanggap dan Kesiapan Krisis  (CPRC) Kebangsaan," kata Noor Hisham Abdullah di Putrajaya, Senin.

Dia mengatakan  kematian ke-12 merupakan kasus ke-1114, pria  berumur 70 tahun, warga negara Malaysia.

"Beliau merupakan jamaah tablig yang menghadiri pertemuan  di Masjid Jamek dan dirawat di Hospital Kluang, Johor Bahru. Beliau  meninggal dunia pada 23 Maret 2020," katanya.

Kematian ke-13, ujar dia, merupakan kasus ke-1006, pria berumur 49 tahun, warga negara Malaysia.

"Beliau merupakan anak  dari pasien kasus ke-1031 yang dirawat di Hospital Umum Sarawak. Beliau  meninggal dunia pada 23 Maret 2020," katanya.

Kematian ke-14, ujar dia, merupakan kasus ke-595, perempuan  berumur 51 tahun, warga negara Malaysia.

"Beliau merupakan kontak dekat dengan kasus positif COVID-19 dari klaster tablig dan dirawat di Hospital Miri, Sarawak. Beliau  meninggal dunia pada
23 Maret 2020," katanya.


 
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar