Logo Header Antaranews Kepri

Bloking wilayah lebih baik daripada bloking masjid

Minggu, 12 April 2020 23:20 WIB
Image Print
Ilustrasi anak kecil memakai masker (Nurjali)

Lingga (ANTARA) - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lingga, mengapresiasi langkah pemerintah Kabupaten Lingga memperpanjang pembatasan kapal penumpang masuk ke Kabupaten Lingga, atau melakukan bloking wilayah daripada melakukan bloking tempat ibadah khususnya masjid untuk menyambut bulan Ramadhan ini.

"Apresiasi yang setinggi-tingginya kepada bupati yang telah memperpanjang blocking area di wilayah Lingga, dan itu lebih baik daripada kita membloking masjid," ujar Badiul Hasani, Ketua MUI Kabupaten Lingga, kepada Antara, Minggu.

Menurut Ketua MUI Kabupaten Lingga ini, di tengah kondisi musibah besar yang terjadi saat ini agama sangatlah berperan penting dalam segala aspek kehidupan baik dalam situasi dan kondisi apapun.

Apalagi marwah Lingga sebagai daerah yang dikenal dengan Kesultanan Melayu Riau-Lingga, sangat memiliki nilai religius dalam setiap pengambilan kebijakan.

"Semua konsep hukum dan kebijakan berorientasi pada kemaslahatan umat beragama, kenyamanan, ketenangan dan keselamatan, dan itu penting," ujarnya.

Dirinya juga kembali menegaskan bahwa MUI Kabupaten Lingga sudah menelaah Fatwa MUI Pusat, Taushiyah MUI Provinsi Kepri, bahkan surat edaran Kementerian Agama, yang dalam penutupnya bahwa semuanya ada pengecualian yaitu tergantung situasi dan kondisi dan memang lazimnya semua aturan ada pengecualiannya.

"Tidak sama kondisi Daerah lingga dengan Kota Batam, apalagi dengan Ibukota negara, maka sangatlah kurang bijaksana andaikan hukum disamakan dengannya."

"Kita warga masyarakat daerah Lingga, bersyukur karena sampai sekarang masih zona waspada, belom ada yang terpapar corona dan semoga daerah kita sekarang dan selamanya terbebas dari virus ganas tersebut," jelasnya.

Ustad Badiul Hasani ini juga melihat bahwa wilayah Lingga adalah wilayah perairan, banyak pulau-pulau yang masyarakatnya masih terkendali. Maka untuk itu kegiatan beribadah sekarang, dan pada bulan Ramadhan nanti, akan masih seperti biasanya.

"Namun tetap dalam pengawasan dan petunjuk Gugus Pencegahan COVID-19 Lingga," jelasnya.

MUI menurutnya juga telah menghimbau, agar masyarakat muslim untuk tidak panik, dan selalu waspada demi menjaga agama dengan selalu menjaga kesucian dengan menyempurnakan wudhu, mandi, mencuci tangan, menjaga lingkungan, pergaulan dan kesehatan.

"Semoga daerah kita, pemimpinndan masyarakatnya selalu dalam lindungan Allah SWT Amin ya Rabbal 'alamin," tutupnya.



Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026