Polres Tanjungpinang siapkan 7 posko Operasi Ketupat Seligi

id Pengamanan ramadan

Polres Tanjungpinang siapkan 7 posko Operasi Ketupat Seligi

Aparat TNI-Polri melakukan patroli gabungan keliling di Kota Tanjungpinang, Kepri pada Pemilu Serentak 17 April 2020 kemarin. (Ogen)

Tanjungpinang (ANTARA) - Polres Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), menyiapkan tujuh posko dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Seligi untuk pengamanan bulan Ramadan dan Idul Fitri 1441 Hijriah/2020 yang digelar serentak se-Indonesia.

"Kalau di Kepri menggunakan sandi Operasi Ketupat Seligi, yang dilaksanakan selama 37 hari ke depan," kata Kapolres Tanjungpinang, AKBP Muhammad Iqbal, Minggu.

Tujuh Posko Operasi Ketupat Seligi 2020 di Tanjungpinang, meliputi satu pos pengamanan yang berlokasi di Jl. Pos depan Bintan Mall. Tiga pos pelayanan yang berlokasi di Swalayan Bintang Rezeki Jl MT Haryono, Ramayana Mall Jl Wiratno dan KFC Jl DI Panjaitan.

Baca juga: Operasi Ketupat Seligi 2020 fokus larangan mudik

Baca juga: Dukung larangan mudik, Polres Karimun percepat Operasi Ketupat Seligi


Dua pos terpadu yang berlokasi di Pelabuhan SBP dan Bandara RHF dan satu pos bergerak menggunakan unit Kapal Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud).

Kapolres menyampaikan, pelaksanaan Operasi Ketupat Seligi 2020 ini dalam rangka menjamin keamanan dan kenyamanan warga masyarakat Kota Tanjungpinang, khususnya umat Islam dalam melaksanakan ibadah puasa dan hari raya Idul Fitri.

"Polres Tanjungpinang menurunkan 107 personel dalam pelaksanaan operasi ini," ujarnya.

Dia katakan, saat ini fisik bangunan posko juga sudah mulai dipersiapkan oleh masing-masing Perwira Pengendali di tiap-tiap posko.

Sedangkan kegiatan-kegiatan dalam hal implementasi kebijakan pemerintah maupun Maklumat Kapolri untuk mencegah penyebaran COVID-19 akan terus dilakukan.

"Keberadaan posko operasi ini diharapkan juga dapat mendukung kegiatan terkait penanganan dan pencegahan COVID-19, seperti penyampaian imbauan ataupun penyediaan sarana mencuci tangan dan lain sebagainya," ujarnya.

 
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar