1.274 calon haji Kepri batal berangkat

id Haji kepri, haji batal, haji 2020 batal

1.274 calon haji Kepri batal berangkat

Ilustrasi - Pelepasan calon jemaah haji Tanjungpinang tahun 2019 lalu. (ANTARA/Ogen)

Batam (ANTARA) - Sebanyak 1.274 orang calon jamaah haji Provinsi Kepulauan Riau yang dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci tahun ini terpaksa batal, karena kebijakan pemerintah untuk meniadakan pemberangkatan ibadah haji.

"Haji tahun ini dibatalkan pemberangkatannya dengan alasan kesehatan jamaah," kata Kepala Bidang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umroh Kemenag Kepri, Afrizal, Selasa.

Keputusan itu nantinya akan disosialisasikan pemerintah kepada setiap jamaah melalui Kemenag Kabupaten Kota.

Ia meminta jamaah menerima kebijakan itu, karena dibuat dengan seksama, agar masyarakat terhindar dari paparan Virus Corona yang hingga kini masih merebak di Arab Saudi dan Tanah Air.

"Kami imbau seluruh jamaah ini keputusan terbaik yang dibuat pemerintah dengan kajian yang dalam dan pertimbangan matang," kata dia.

Pemerintah sebenarnya sudah mempersiapkan pelayanan ibadah dengan matang.

"Dengan situasi ini ambil hikmahnya. Jamaah bisa lebih siap lagi pada haji yang akan datang. Mentalnya lebih siap lagi, pemahaman manasik ditingkatkan lagi," kata dia.

Seluruh jamaah yang batal berangkat tahun ini, otomatis akan diberangkatkan tahun depan.

Ia menyatakan dari 1.281 jamaah yang masuk dalam kuota Kepri, 1.274 orang di antaranya sudah melunasi biaya haji.

"Lumayan banyak," kata dia.

Ia menjabarkan, ada dua pilihan untuk jamaah yang sudah melunasi biaya perjalanan haji, yaitu mengambil kembali uang pelunasan sebesar Rp8 juta atau tidak mengambilnya.

Bila tidak mengambil uang pelunasan, maka jamaah bisa mendapatkan nilai manfaat.

Sementara untuk biaya pemberangkatan tahun depan, nantinya akan disesuaikan kembali. Apabila biayanya lebih sedikit dari nilai yang sudah dibayarkan, selisihnya akan dikembalikan.

Tapi apabila biaya perjalanan tahun depan lebih besar, maka jamaah harus membayarkan selisihnya.

Mengenai persiapan ibadah haji, ia menyampaikan sudah hampir rampung. Nyaris seluruh paspor jamaah sudah selesai dan dikumpulkan.

Kemudian sebagian jamaah juga sudah menerima buku panduan dan melaksanakan manasik melalui dalam jaringan, radio dan video yang dibagikan Kemenag.

"Nanti paspor akan kami kembalikan. Nanti tidak dapat jalan pula ke Singapura, Malaysia," kata dia.*
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar