Nelayan tak melaut karena kesulitan umpan

id nelayan,hnsi,ntt,umpan

Nelayan tak melaut karena kesulitan umpan

Sebuah bagan di perairan Teluk Kupang. (ANTARA/Bernadus Tokan)

Kupang (ANTARA) - Para nelayan pengguna kapal khusus yang selama ini beroperasi  di perairan laut Nusa Tenggara Timur (NTT), tidak bisa melaut karena kesulitan memperoleh umpan.

"Kapal tidak beroperasi bukan karena cuaca, tetapi karena nelayan kesulitan memperoleh umpan," kata Wahab Sidin seorang nelayan di Kupang, Kamis, (4/6).

Menurut dia, nelayan pengguna kapal pole and line sudah lebih dari dua pekan ini, kesulitan mendapatkan pasokan umpan.

Pasokan umpan dari bagan-bagan yang ada di sekitar perairan Teluk Kupang praktis tidak ada sehingga para nelayan tidak bisa melaut.

Dia mengatakan, beberapa hari lalu, pihaknya berupaya untuk memperoleh umpan di Pulau Flores, tetapi juga tidak ada hasil karena pasokan dari bagan-bagan juga tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan nelayan di Pulau Flores.

Disamping itu, nelayan tidak bisa dengan leluasa mencari umpan di luar Kupang, karena semua daerah di NTT mewajibkan setiap pendatang harus melengkapi diri dengan keterangan hasil tes cepat.
 
Sebuah kapal nelayan pole and line meninggalkan pelabuhan menuju perairan laut lepas untuk mencari ikan. (ANTARA/Bernadus Tokan)


Dia menambahkan, minimnya pasokan umpan untuk kapal-kapal pole and line ini kemungkinan disebabkan karena cuaca di perairan yang kurang bersahabat dan sedang berlangsung bulan terang.

Selain karena angin kencang yang terus melanda wilayah NTT selama hampir satu bulan terakhir ini.

"Pengamalan selama ini, kalau bulan terang kami biasanya kesulitan memperoleh umpan untuk melaut," katanya.

Dia berharap, kesulitan yang dialami nelayan pole and line ini segera teratasi, agar mereka bisa beroperasi kembali seperti biasa.
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar