NasDem belum tetapkan kandidat Pilkada Kepri

id Nasdem, tegaskan,belum tetapkan, kandidat,Pilkada Kepri,pilkada serentak 2020

NasDem belum tetapkan kandidat Pilkada Kepri

Ketua, Tim Penjaringan Bakal Calon Kepala Daerah Partai NasDem Kepri, Wan El Khenz (berdasi merah) (ANTARA/Nikolas Panama)

Tanjungpinang (ANTARA) - Partai Nasional Demokrat menegaskan sampai sekarang belum menetapkan kandidat Pilkada Provinsi Kepulauan Riau 2020, meski komunikasi politik telah dibangun dengan sejumlah politisi.

Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon Kepala Daerah Partai NasDem Kepri, Wan El Khenz, yang dihubungi di Tanjungpinang, Jumat, mengatakan, sejumlah figur dari Partai NasDem seperti "gadis berhijab" yang diincar banyak politisi.

Dua kader Partai NasDem yang didekati oleh sejumlah politisi seperti Rudi yang saat ini menjabat sebagai Wali Kota Batam, dan istrinya, Marlin Agustina.

Berdasarkan data Antara, sejumlah pihak berupaya memasangkan Marlin Agustina, istri dari Wali Kota Batam, Rudi, dengan anggota DPR dapil Kepri, Ansar Ahmad, dan Isdianto yang saat ini menjabat sebagai Pelaksana Tugas Gubernur Kepri. Bahkan gambar Isdianto-Marlin di spanduk tersebar di berbagai kawasan di Tanjungpinang.

Namun, Wan El Khanz menjelaskan bahwa DPP NasDem akan memutuskan setelah dilakukan survei lanjutan. Padahal berdasarkan survei awal yang dilakukan Partai NasDem, Rudi mendapatkan popularitas dan elektabilitas yang tinggi.

"Kalau dari hati Pak Rudi, beliau ingin maju untuk Pilkada Kepri. Namun beliau tetap akan menunggu keputusan DPP Partai NasDem," ujarnya.

Wan El Khenz tidak membantah ada skenario untuk mengusung Rudi sebagai Calon Gubernur Kepri, dan Marlin sebagai Calon Wakil Wali Kota Batam mendampingi Amsakar. Hal itu disebabkan popularitas dan elektabilitas Amsakar di Batam tertinggi kedua setelah Rudi.

"Ya, itu skenario politik yang mengemuka di internal partai. Namun sampai sekarang, saya tegaskan bahwa posisi NasDem masih cair. Artinya, segala sesuatu dapat terjadi," ucapnya.

Wan El Khanz juga menegaskan bahwa tidak ada intervensi dari pihak mana pun terhadap Rudi maupun istrinya. Partai Nasdem sampai sekarang belum memutuskan arah politik jelang Pilkada Kepri 2020 bukan karena intervensi, melainkan masih menunggu keputusan DPP Partai Nasdem.

"Pak Rudi sulit diintervensi karena mentalnya sangat bagus, kepemimpinannya juga baik," katanya.

Partai NasDem pada Pemilu Legislatif 2019 di Kepri sebanyak enam kursi dari 45 kursi yang tersedia. Sementara syarat minimal partai dapat mengusung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur sebanyak 20 persen atau partai yang memperoleh 9 kursi di DPRD Kepri.

"Kami tetap harus berkoalisi. Kami pum telah berkomunikasi dengan sejumlah partai politik," tuturnya.

KPU RI menetapkan tahapan pendaftaran calon kepala daerah dan wakil kepala daerah serentak pada 4-6 September 2020.
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar