Cegah perluasan jangkitan, Gugus Tugas Bintan perkecil zona COVID-19

id Gugus Tugas Bintan,perkecil,zona COVID 19

Cegah perluasan jangkitan, Gugus Tugas Bintan  perkecil zona  COVID-19

Ilustrasi - Tim medis mengambil sampel usap dari seseorang yang pernah kontak dengan pasien COVID-19 di Bintan. (ANTARA/Nikolas Panama)

Tanjungpinang (ANTARA) - Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau memperkecil zona atau lokasi pasien virus corona jenis baru itu.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Bintan, Gama A.F. Isnaeni, di Bintan, Sabtu, mengatakan penetapan zona merah dan zona kuning berdasarkan wilayah kerja rukun warga.

Penetapan zona berbasis RW untuk mencegah kekhawatiran wisatawan berkunjung ke Bintan, sekaligus mendorong pertumbuhan perekonomian di daerah tersebut.

"Pertimbangan kami lantaran selama ini jumlah pasien positif COVID-19 di Bintan sedikit dan relatif terkendali. Tim kesehatan pun bergerak cepat, dan bekerja secara maksimal dalam memutus rantai penularan COVID-19 sehingga penetapan zona berbasis RW lebih tepat untuk mencegah persepsi negatif terhadap daerah tersebut," katanya.

Gama menjelaskan status Bintan turun dari zona hijau menjadi zona kuning akibat penambahan pasien positif COVID-19 baru-baru ini. Penetapan zona kuning itu tidak menguntungkan Bintan, terutama dari aspek perekonomian dan pariwisata.

Hal itu disebabkan kasus positif di Bintan dapat memutus mata rantai penularan sehingga tidak menyebar luas.

Pasien positif COVID-19 juga menjalani karantina di RSUP Kepri sehingga masyarakat Tanjungpinang maupun daerah lainnya tidak perlu khawatir ke Bintan, khususnya Tanjunguban.

Namun, seluruh anggota masyarakat tetap harus mematuhi protokol kesehatan dalam beraktivitas untuk mencegah penularan COVID-19.

"Sepanjang kita melaksanakan protokol kesehatan, jangan khawatir beraktivitas," ucapnya.

Gama mengatakan jumlah pasien positif COVID-19 sebanyak delapan orang setelah baru-baru ini bertambah empat orang di Tanjunguban. Jumlah pasien yang sembuh hari ini bertambah satu orang sehingga menjadi tiga orang.

Pasien yang dikarantina empat orang, sedangkan meninggal dunia satu orang.

Tim tenaga kesehatan sudah melakukan penelusuran terhadap orang-orang yang pernah kontak erat dengan pasien positif COVID-19 di Tanjunguban. Tim medis sudah mengambil tes usap terhadap orang-orang yang melakukan kontak erat dengan pasien positif COVID-19 tersebut.

Tim medis juga melakukan pemeriksaan cepat terhadap ratusan orang yang bekerja di ruang publik, seperti pasar dan swalayan.
 
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar