Baznas Karimun kembali rehabilitasi rumah tidak layak huni

id Baznas Karimun,rehabilitasi rumah

Baznas Karimun kembali rehabilitasi rumah tidak layak huni

Rumah buruh harian, Rahman di Kelurahan Harjosari, Kecamatan Tebing yang akan direhabilitasi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Karimun. ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi

Tanjung Balai Karimun (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau kembali merehabilitasi rumah tidak layak huni, kali ini rumah seorang buruh harian di Kelurahan Harjosari, Kecamatan Tebing.

"Rehab rumah Pak Rahman, seorang buruh kita rehabilitasi total. Kita mulai hari ini dengan memberdayakan masyarakat setempat untuk bergotong royong mengerjakannya," kata Ketua Baznas Karimun Nasrial di Tanjung Balai Karimun, Selasa.

Menurut Nasrial, rumah buruh harian yang direhabilitasi total tersebut berukuran 4x4 meter, sangat tidak layak huni karena berdinding triplek dengan atap seng bekas yang berkarat dan bocor di sana-sini.

"Jadi memenuhi syarat untuk direhab menggunakan dana umat. Kita rehab total dengan anggaran sebesar Rp27 juta untuk pengadaan material," kata dia.

Rumah tersebut, kata dia, akan dibangun baru dengan ukuran 6x5 meter terdiri atas satu kamar, satu kamar mandi dan satu ruang tamu.

Sesuai kesepakatan warga setempat, rehabilitasi rumah tersebut dilakukan sendiri oleh masyarakat setempat yang diprakarsai RT dan RW setempat.

"Koordinator rehab langsung Lurah Harjosari. Mudah-mudahan rehabilitasi rumah ini selesai dalam dua pekan, sehingga bisa ditempati dengan layak," katanya.

Baznas Karimun mencanangkan program rehabilitasi rumah tidak layak huni sebagai bagian dari program pengentasan kemiskinan.

Dana rehabilitasi berasal dari dana zakat sehingga Baznas Karimun harus memastikan warga yang mendapatkan program tersebut benar-benar tidak mampu.

"Untuk status tanah harus milik sendiri. Ini untuk memastikan rumah yang telah direhab benar-benar diterima mereka yang berhak," kata dia.

Sejak Januari 2020, Baznas Karimun telah merehabilitasi 8 rumah, tiga di antaranya rehabilitasi total.

"Target tahun ini 15 rumah," kata dia.

Nasrial mengajak umat Islam agar menunaikan kewajibannya membayar zakat melalui unit-unit pengumpul zakat, sehingga bisa disalurkan kepada warga yang benar-benar berhak menerimanya.

"Semakin banyak dana zakat yang masuk, maka akan banyak membantu warga yang berhak menerimanya," kata Nasrial.
 
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar