COVID-19 di Batam sebabkan 13 orang meninggal

id perkembangan covid batam,pasien covid meninggal di batam

COVID-19 di Batam sebabkan 13 orang meninggal

Data COVID-19 Kota Batam papada Ahad (26/7/2020). ANTARA/Naim

Batam (ANTARA) - Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Batam, Kepulauan Riau mencatat tambahan seorang pasien yang meninggal, sehingga sampai Minggu, totalnya menjadi 13 pasien positif virus corona yang meninggal.

"Hari ini 0-0 (tidak ada penambahan pasien positif dan pasien sembuh COVID-19). Tapi yang meninggal tambah satu orang," kata Juru Bicara Gugus Tugas Batam, Azril Apriansyah di Batam, Minggu.

Ia menyatakan, pasien yang meninggal adalah terkonfirmasi positif COVID-19 nomor 276 Kota Batam.

Berdasarkan catatan ANTARA, terkonfirmasi positif COVID-19 nomor 276 adalah ibu rumah tangga berusia 52 tahun warga Kecamatan Lubuk Baja.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi, pada Kamis (23/7) sempat menyebutkan, kondisi pasien tersebut lemah, dan dirawat di ruang ICU rumah sakit swasta, menggunakan ventilator.

Dalam keterangan pers Ketua Gugus Tugas Muhammad Rudi pada Kamis (23/7), juga disebutkan pasien kasus 276 memeriksakan diri ke IGD rumah sakit swasta, pada Selasa (21/7) dengan keluhan demam dan batuk sejak sepekan sebelumnya yang disertai nyeri ulu hati, mual dan muntah serta sesak nafas yang semakin kuat.

Kemudian dokter melakukan pemeriksaan secara intensif, antara lain rontgen thorax AP; pneumonia bilateral, laboratorium lengkap serta pemeriksaan tes cepat COVID-19 yang hasilnya IgG reaktif.

Sesuai hasil pemeriksaan tersebut, dokter penanggung jawab mengharuskan perawatan di ruang isolasi yang memiliki ICU. Dan karena RSHB tidak memiliki fasilitas tersebut, maka pasien dirujuk ke RS Awal Bros Batam guna memperoleh tindakan penanganan medis lebih optimal.

Sementara itu, hingga Ahad malam, tercatat 278 orang positif COVID-19 di Batam, 246 orang di antaranya sembuh, 13 meninggal dan 19 orang dalam perawatan sejumlah rumah sakit rujukan.
 
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar