Masyarakat Tanjungpinang jangan percaya isu elpiji langka

id Sidak pertamina

Masyarakat Tanjungpinang jangan percaya isu elpiji langka

Salah satu pangkalan gas elpiji 3kg di Kelurahan Kampung Bugis, Tanjungpinang, Kepri. (Ogen)

Pertamina Tanjungpinang (ANTARA) - Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I meminta masyarakat Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, tidak percaya isu kelangkaan gas elpiji 3kg, Pertamina memastikan stok elpiji tersedia mencukupi di pangkalan elpiji resmi dengan harga sesuai HET.

"Kami juga ingatkan agar warga melengkapi persyaratan yang ditentukan saat membeli elpiji," ujar Unit Manager Comm, Rel & CSR MOR I, Robi Hervindo, saat menggelar sidak di sejumlah pangkalan gas elpiji di Kota Tanjungpinang, Rabu.

Sidak mengungkap, pasokan tersedia normal dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Pertamina sendiri telah menambah pasokan elpiji sebanyak 7.280 tabung.

Penambahan disalurkan bertahap pada tanggal 30 Juli dan 1 Agustus 2020. Penambahan kembali digelontorkan pada tanggal 10 Agustus 2020 sebanyak 3.360 tabung.

Robi menyampaikan beberapa pangkalan yang disidak, antara lain di SPBU Batu 7, Pangkalan Batu 7 Jl. DI Panjaitan, Pangkalan Bintan Center, dan Pangkalan Ganet.

"Sidak juga menemukan masih terdapat warga yang tidak mematuhi ketentuan dalam membeli elpiji 3kg. Seperti tidak membawa fotokopi KTP, tidak mengisi data pembeli di Log Book pangkalan. Juga ditemukan warga yang membeli lebih dari dua tabung elpiji 3kg," ungkap Robi.

Maka itu, kata dia, Pertamina menegaskan kepada semua pangkalan di wilayah kota Tanjung Pinang agar teliti memeriksa kelengkapan dalam pembelian elpiji 3kg.

Jika ditemukan pangkalan dengan sengaja melayani tanpa syarat dan melebihi jumlah yang ditentukan, Pertamina akan memberikan sanksi yang tegas.

"Kami juga menghimbau masyarakat untuk membeli elpiji di pangkalan resmi yang sudah terjamin harganya. Kenaikan harga elpiji di atas HET terjadi di pengecer, yang bukan distributor resmi elpiji Pertamina," tegas Roby.

Bagi warga mampu, lanjut Roby, agar menggunakan elpiji non subsidi. Menjelang HUT kemerdekaan RI ke 75, Pertamina memberikan promo pembelian perdana atau isi ulang bright gas 5,5kg berupa diskon sebesar Rp17.000, dan diskon Rp45.000 untuk bright gas 12kg.

"Promo ini dapat dinikmati oleh 500 pelanggan pertama setiap harinya dengan masa berlaku hingga 31 agustus 2020 melalui Pertamina Delivery Service (PDS)," sebut Robi.

Dia turut mengimbau peran serta masyarakat juga sangat Pertamina harapkan dengan mengawasi pendistribusian elpiji guna meningkatkan pelayanan kami dan sesuai peruntukkannya.

"Salah satunya dengan menghubungi melalui call center PT Pertamina di saluran Call Centre 135 dan ke email pcc@pertamina.com jika terdapat ketidaksesuaian dalam pelaksanaannya," demikian Robi.
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar