Isdianto bantah ada klaster COVID-19 Gubernur Kepri

id COVID-19 Kepri

Isdianto bantah ada klaster COVID-19 Gubernur Kepri

Gubernur Kepulauan Riau, Isdianto. ANTARA/ Ogen

COVID-19 (ANTARA) - Gubernur Kepulauan Riau  Isdianto, menegaskan  tidak ada klaster Gubernur Riau, karena berdasarkan hasil analisa sampel swab dari ribuan orang yang bertemu dengannya, semua negatif COVID-19.

Hal itu disampaikan Isdianto setelah muncul isu di media sosial yang menyatakan bahwa ada klaster Gubernur Kepri.

"Itu adalah tidak benar. Dari seluruh masyarakat yang kontak dengan saya, hanya saya yang positif, sementara ribuan masyarakat itu hasilnya (swab) negatif," tegas Isdianto di Tanjungpinang, Jumat.

Isdianto menyadari bahwa berkembangnya isu itu tidak terlepas dari tahun politik, sehingga dirinya mengajak masyarakat untuk tidak membaca hal-hal yang tidak benar, karena hanya akan merusak pikiran dan mental.

"Jika benar saya menularkan, maka akan ada ribuan yang tertular. Namun, kenyataannya tidak seperti itu," jelas Isdianto.

Isdianto juga meminta masyarakat untuk senantiasa melaksanakan protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Isdianto sendiri tertular dari ajudan pribadinya yang diketahui positif sekembalinya dari Jakarta, setelah sebelumnya pulang cuti untuk bertunangan di Kota Medan.

Sementara itu, Ketua Harian Tim Gugus Tugas Pengendalian dan Penanganan COVID-19 Kepri, Arif Fadillah, mengatakan, spesimen sampel swab Gubernur Kepri Isdianto kembali negatif.

Dengan demikian, dua kali berturut-turut hasil sampel swab Isdianto sudah negatif.

“Alhamdulillah saya menerima hasil swab kedua dari BTKL Batam, Pak Gubernur Kepri hasilnya negatif. Sehingga ia sudah boleh kembali beraktifitas,” ujar Arif.

Lanjut Arif, Isdianto pun selalu terlihat sehat dalam masa karantinanya di Wisma Gedung Daerah Tanjungpinang. Sampai Rabu (12/8) sudah lebih dari 14 hari yang bersangkutan mengkarantina diri.

Arif turut menyampakan spesimen ajudan dan pengwal pribadi Gubernur Kepri pun sudah negatif kedua kali pada Selasa (11/8) . Sehingga semuanya pun bisa kembali beraktivitas dengan tetap protokol kesehatan.

“Kita berdoa semua yang terpapar virus ini kembali sehat,” ucap Arif.

 
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar