Jumlah pasien COVID-19 di Kepri terus bertambah

id Jumlah pasien COVID 19,Kepri terus bertambah,jubir GTPP,Kepri,positif covid-19,Tjetjep Yudiana,corona

Jumlah pasien COVID-19 di Kepri terus bertambah

Petugas di Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau memeriksa suhu tubuh calon penumpang pesawat sesuai protkol kesehatan COVID-19. (FOTO ANTARA/Nikolas Panama/2020)

Tanjungpinang (ANTARA) - Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Riau menyatakan ada tambahan sebanyak 22 orang yang positif COVID-19 di wilayah itu sehingga jumlah totalnya naik menjadi 1.497 kasus.

"Jumlah pasien COVID-19 di Kepri bertambah sebanyak 22 orang, 20 orang di antaranya di Batam, sementara dua orang lainnya di Tanjungpinang," Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kepri dr Tjetjep Yudiana, M.Kes  di Tanjungpinang, Selasa.

Dengan tambahan tersebut, kata dia, maka jumlah total jumlah pasien COVID-19 di Kepri saat in imencapai 1.497 orang.

Ia menambahkan kasus COVID-19 di Kepri tersebar di Batam sebanyak 991 orang, Tanjungpinang 273 orang, Karimun 36 orang, Bintan 94 orang dan Lingga tiga orang.

Sementara pasien sembuh di Kepri mencapai 910 orang setelah pada Selasa (15/9) 2020 bertambah 13 orang. Pasien yang sembuh tersebut tersebar di Batam sebanyak 573 orang, Tanjungpinang 171 orang, Karimun 32 orang, dan Bintan 51 orang.



Sedangkan jumlah kasus aktif di Kepri mencapai 538 orang. Mereka ada yang dirawat di rumah sakit, karantina terpadu dan isolasi mandiri. Kasus aktif COVID-19 do Kepri tersebar di Batam 381 orang, Tanjungpinang 95 orang, Karimun lima orang, Lingga dua orang dan Bintan 40 orang.

Jumlah pasien COVID-19 di Kepri yang meninggal dunia sebanyak 48 orang, terdiri dari Batam 37 orang, Tanjungpinang tujuh orang, Lingga satu orang dan Bintan tiga orang.

Ia menjelaskan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 menetapkan Tanjungpinang dan Batam zona merah, sedangkan Bintan zona "orange", dan Karimun zona kuning. Lingga, Natuna dan Kepulauan Anambas ditetapkan sebagai zona hijau.

"Kami mengimbau masyarakat untul menaati protokol kesehatan untuk memutus penularan COVID-19," demikian Tjetjep Yudiana.
 
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar