1.000 kamar hotel disiapkan Pemko Pekanbaru antisipasi lonjakan COVID-19

id isolasi pekanbaru, corona pekanbaru, pekanbaru, berita pekanbaru

1.000 kamar hotel  disiapkan Pemko Pekanbaru antisipasi lonjakan COVID-19

Seorang petugas menyiapkan tempat tidur untuk pasien COVID-19 di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Ria di Pekanbaru, Senin (7/9/2020). ANTARA/FB Anggoro

Pekanbaru (ANTARA) - Pemerintah Kota Pekanbaru, Riau menganggarkan dana untuk sewa 1.000 kamar hotel guna mengantisipasi lonjakan kasus untuk  isolasi pasien COVID-19 tanpa gejala.

"Terkait ketersediaan kamar hotel, kami sudah koordinasi dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Pekanbaru," kata Wali Kota Pekanbaru Firdaus MT di Pekanbaru, Senin.

Langkah tersebut diambil untuk mengantisipasi lonjakan kasus positif COVID-19, terkhusus pasien positif berstatus OTG (orang tanpa gejala) yang meminta isolasi karena saat di rumah sulit diawasi.

Seiring peningkatan kasus OTG maka mereka nantinya akan diisolasi pada tempat-tempat yang sudah disediakan dan ditunjuk pemerintah daerah. Seperti Rumah Sehat Rusunawa Rejosari dan kalau penuh atau ada lonjakan kasus maka hotel juga sudah akan disiapkan.

"Mereka yang minta isolasi mandiri malah tetap tidak disiplin, sebab dia merasa sehat," katanya.

Firdaus mengatakan kini pasien tanpa gejala tidak boleh lagi isolasi mandiri di rumah karena Pemko pada tahap awal sudah menyiapkan rumah sehat Rusunawa Rejosari.

"Rusunawa Rejosari sudah tersedia tempat tidur yang menampung 50 pasien OTG sementara kapasitasnya bisa 300 orang lebih, belum lagi Pemerintah Provinsi Riau juga menyiapkan ruang isolasi di Balai Diklat BPSDM di Jalan Ronggowarsito," katanya.

Maka nantinya 1.000 kamar hotel kelas melati hingga berbintang tiga itu rencananya akan disewa Pemko untuk antisipasi lonjakan kasus.

Selanjutnya, kata Firdaus, untuk biaya selama akomodasi isolasi di hotel akan ditanggung oleh APBD Pekanbaru dan Pemerintah Provinsi Riau.

"Biaya tersebut untuk penginapan, obat dan makanan pasien selama isolasi," katanya.

Dia mengatakan secara keseluruhan Pemko Pekanbaru sudah menganggarkan dana penanggulangan COVID-19 sebesar Rp115 miliar.

"Kini masih tersedia 60 persennya untuk penanggulangan COVID-19," kata Firdaus.
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar