Kasus harian COVID-19 Italia di atas 2.000 sejak April

id kasus harian COVID-19 Italia,di atas 2.000,virus corona

Kasus harian COVID-19 Italia di atas 2.000 sejak April

Karyawan Kementerian Kesehatan memeriksa dokumen saat penumpang menunggu untuk naik ke penerbangan 'bebas COVID' di bandara Fiumicino, Roma, Italia, Rabu (16/9/2020), dalam sebuah gambar yang diambil dari video. Uji coba berlangsung selama satu bulan pada dua penerbangan Alitalia dari Fiumicino Roma ke Linate Milan setiap hari mengharuskan semua penumpang untuk membuktikan bahwa mereka sudah di tes negatif virus corona (COVID-19) sebelum naik ke pesawat, dan menawarkan penumpang untuk tes usap di bandara yang hasilnya akan keluar dalam 30 menit. Foto diambil tanggal 16 September 2020. ANTARA FOTO/Aeroporti di Roma/Handout via REUTERS/aww/cfo

Roma (ANTARA) - Italia mengonfirmasi 2.548 infeksi baru virus corona dalam 24 jam terakhir, peristiwa perdana kasus harian COVID-19 di negara tersebut di atas 2.000 sejak akhir April, menurut Kementerian Kesehatan pada Kamis.

Tercatat pula 24 kematian COVID-19 pada Kamis dibanding 19 kematian sehari sebelumnya. Angka itu jauh lebih kecil daripada puncak pandemi pada Maret dan April.

Italia merupakan negara Eropa pertama yang dilanda wabah COVID-19 dan yang melaporkan jumlah kematian tertinggi di benua tersebut, dengan 35.918 kematian sejak wabah mencuat pada Februari. Sedangkan jumlah total kasus mencapai 317.409.



Berkat salah satu penguncian paling ketat di dunia, akhirnya pemerintah berhasil mengendalikan penularan virus corona pada musim panas.

Kasus COVID-19 secara perlahan meningkat dalam dua bulan terakhir, namun jumlah kasus harian di Italia masih jauh lebih kecil dibanding di wilayah Eropa lainnya. Prancis, Spanyol dan Inggris semuanya melaporkan ribuan kasus COVID-19 lebih banyak setiap harinya.

Italia terakhir kali mengonfirmasi 2.000 lebih kasus COVID-19 pada 29 April, yakni 2.086 kasus hanya beberapa pekan sebelum pemerintah mengizinkan restoran, bar dan kios kembali beroperasi. Pada hari sama, sekitar 323 orang meninggal karena COVID-19.

Sumber: Reuters
 
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar