Terjadi peningkatan pasien COVID-19 di Tanjungpinang

id Pasien tertular COVID 19 di Tanjungpinang, terus meningkat,Pasien tertular COVID-19 di Tanjungpinang,Pasien tertular COV

Terjadi peningkatan pasien COVID-19 di Tanjungpinang

Atlet taekwondo di Tanjungpinang latihan menggunakan pelindung wajah untuk mencegah penularan COVID-19 (Nikolas Panama)

Tanjungpinang (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang mencatat jumlah pasien yang tertular COVID-19 di ibu kota Provinsi Kepulauan Riau itu terus meningkat dalam beberapa hari terakhir.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang Rustam, di Tanjungpinang, Sabtu, mengatakan, warga yang tertular COVID-19 hari ini bertambah dua orang sehingga menjadi 331 orang.

Sementara jumlah pasien yang sembuh mencapai 288 orang. Pasien yang meninggal dunia akibat COVID-19 bertambah satu orang sehingga menjadi delapan orang.

Jumlah kasus aktif di Tanjungpinang sebanyak 35 orang. Sebanyak 25 pasien saat ini dirawat di rumah sakit, sementara delapan orang menjalani isolasi mandiri, dan dua orang karantina terpadu.

"Dari penambahan dua kasus hari ini, satu di antaranya tertular COVID-19 setelah kontak erat dengan pasien COVID-19, sementara satu orang lainnya tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar daerah dan tidak pernah kontak erat dengan pasien COVID-19," ujarnya.

Rustam mengemukakan jumlah warga yang tertular COVID-19 padahal tidak pernah kontak erat dengan pasien COVID-19, dan tidak pernah ke luar daerah semakin meningkat dalam beberapa pekan terakhir. Total jumlah pasien total jumlah pasien yang tidak pernah kontak erat dengan pasien COVID-19, dan tidak pernah ke luar daerah mencapai 33 orang setelah hari ini bertambah satu orang.

"Kami imbau masyarakat untuk menaati protokol kesehatan, rajin-rajin mencuci tangan dengan sabun, jaga jarak saat berinteraksi dan gunakan masker saat beraktivitas," katanya.

Rustam menjelaskan dari 331 orang total pasien COVID-19 di Tanjungpinang sebanyak 107 orang memiliki gejala, sedangkan 224 tanpa gejala.

"Sejak Maret 2020 sampai sekarang
ditemukan sebanyak 83 pasien tertular COVID-19 setelah melakukan perjalanan ke luar daerah, sementara yang kontak erat dengan pasien COVID-19 mencapai 215 orang," ucapnya.
Pewarta :
Editor: Nurjali
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar