Bawaslu Kepri: Jika ragu kinerja Bawaslu Lingga laporkan ke DKPP

id Bawaslu Kepri, laporkan ke DKPP jika meragukan kinerja Bawaslu Lingga

Bawaslu Kepri: Jika ragu kinerja Bawaslu Lingga laporkan ke DKPP

Anggota Bawaslu Kepri Indrawan (Nikolas Panama)

Tanjungpinang (ANTARA) - Badan Pengawas Pemilu Provinsi Kepulauan Riau (Bawaslu Kepri) menyarankan kepada pihak yang meragukan kinerja Bawaslu Kabupaten Lingga untuk membuat laporan resmi ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

"Untuk menguji profesionalitas Bawaslu Lingga dalam menangani kasus ASN yang tidak netral, silakan lapor ke DKPP. Dalam pemeriksaan DKPP akan terlihat apakah putusan Bawaslu Lingga sesuai peraturan yang berlaku atau melanggar kode etik," kata Indrawan saat konferensi pers secara daring di Tanjungpinang, Rabu.

Ketika ditanya kenapa calon Bupati Lingga Nomor Urut 3, Nizar tidak diperiksa Bawaslu Lingga, padahal berada bersama oknum ASN di depan Puskesmas Rejai, Kecamatan Bakung Serumpun, dan di Pelabuhan Kecamatan Temiang Pesisir, yang bersama-sama melakukan salam tiga jari, Indrawan mengemukakan anggota Bawaslu Lingga memiliki keyakinan bahwa proses penindakan yang dilakukan sudah sesuai peraturan yang berlaku.

"Tentu keputusan yang diambil berdasarkan hasil kajian yang dituangkan dalam berita acara. Mereka tentu dapat mempertanggungjawabkan keputusan yang diambil," ucap-nya menegaskan.

Indrawan mengatakan Bawaslu Kepri mengawasi proses penindakan yang dilakukan. Dalam waktu dekat, Bawaslu Kepri akan memberikan catatan kepada Bawaslu Lingga terkait persoalan itu.

"Silakan lapor jika ada bukti baru terkait pelanggaran pilkada di Lingga maupun daerah lain," ucap dia.

Indrawan tidak menjawab apakah penanganan kasus netralitas ASN yang melibatkan oknum pasangan calon seperti itu lazim terjadi. "Bawaslu Kepri belum pernah menangani kasus seperti itu," katanya berdalih.

Sebelumnya, Ketua Bawaslu Lingga Zamroni mengatakan pihaknya sudah memroses empat oknum ASN dan seorang kades tersebut yang dinilai tidak netral.

"Kami mengejar kasus netralitas ASN saja. Kalau terkait pemeriksaan cabup (Nizar) tidak dilakukan karena pemeriksaan saksi sudah mencukupi," katanya.

Roni mengaku tidak ada intervensi dalam penanganan kasus tersebut. "Tidak ada (intervensi)," ujarnya.
Pewarta :
Editor: Nurjali
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar