Logo Header Antaranews Kepri

Inflasi di Kepri dipicu kenaikan harga cabai

Rabu, 4 November 2020 21:12 WIB
Image Print
Wakil Ketua TPID Kepri, Musni Hardi K Atmaja.

Batam (ANTARA) - Kenaikan harga cabai merah, ikan selar, dan bawang merah memicu inflasi di wilayah Provinsi Kepulauan Riau pada Oktober 2020, berdasarkan catatan Tim Pengendali Inflasi Daerah setempat.

Wakil Ketua TPID Kepri, Musni Hardi K Atmaja, menyatakan Indeks Harga Konsumen (IHK) Kepulauan Riau (Kepri) pada Oktober, secara bulanan inflasi sebesar 0,15 persen (mtm), meningkat dibandingkan September 2020 yang mengalami deflasi sebesar 0,15 persen (mtm).

"Komoditas utama penyumbang inflasi pada Oktober 2020 adalah cabai merah, ikan selar dan bawang merah," kata Musni di Batam, Rabu.

Inflasi di Kepri pada Oktober 2020 bersumber dari peningkatan harga pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau, sebesar 1,08 persen.

Menurut dia, peningkatan harga cabai merah dan bawang merah terjadi seiring dengan masuknya musim penghujan yang mempengaruhi pasokan, yang mengakibatkan proses pasca produksi di wilayah sentra produsen terganggu.

"Adapun peningkatan harga ikan selar dipengaruhi oleh masuknya periode angin musim utara yang menyebabkan terbatasnya kegiatan melaut sehingga mengurangi hasil tangkapan ikan oleh nelayan," kata dia.

Secara tahunan, Kepri inflasi 0,45 persen (yoy), meningkat dibandingkan September 2020 yang mengalami inflasi sebesar 0,10 persen (yoy).

"Dengan demikian pada Oktober 2020 inflasi Kepri secara tahunan lebih rendah dibandingkan inflasi Nasional sebesar 1,44 persen (yoy) dan masih berada di bawah kisaran sasaran inflasi tahun 2020 sebesar 3 ± 1 persen (yoy)," katanya.

Dia menjelaskan, secara spasial, Kota Batam dan Kota Tanjungpinang mengalami inflasi masing-masing sebesar 0,13 persen (mtm) dan 0,37 persen (mtm).

Dengan perkembangan tersebut, secara tahunan Kota Batam mengalami inflasi sebesar 0,41 persen (yoy) dan Kota Tanjungpinang mengalami inflasi sebesar 0,77 persen (yoy).

Sama dengan Kepri, komoditas utama penyumbang deflasi di Kota Batam adalah cabai merah, ikan selar dan bawang merah.

Sementara komoditas utama penyumbang inflasi di Kota Tanjungpinang adalah cabai merah, angkutan udara, dan bawang merah.



Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2026