
Tanjungpinang dilanda banjir

Batam (ANTARA) - Bencana alam banjir kembali melanda Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, setelah diguyur hujan sejak Sabtu (9/1) malam hingga Minggu (10/1) pagi.
Seorang warga Zulkifli mengatakan banjir merendam sebagian besar wilayah di kilometer 9, 10, dan 11. Seperti di kawasan Wisma Pesona, Jalan Lama Bandara RHF, hingga sejumlah perumahan misalnya Perumahan Bumi Indah dan Perumahan Alam Tirta Lestari.
"Kilometer 9, 10, dan 11 terisolir. Kendaraan tidak bisa lewat, semua sudah tertutup air," kata Zulkifli, Minggu pagi.
Warga lainnya, Riko Barino mengaku banjir dengan kedalaman air sepinggang orang dewasa masuk ke dalam rumahnya di Jalan Bhayangkara sejak pukul 02.00 WIB, Minggu dinihari.
Akibatnya, sejumlah barang-barang berharga tidak bisa diselamatkan karena terendam air.
"Tiba-tiba air masuk ke rumah. Kami cuma bisa pasrah," imbuhnya.
Salah seorang karyawan perusahaan swasta di Jalan Sulaiman Abdullah Rio Julianto menyebut air setinggi sekitar 1,5 meter turut masuk ke dalam kantornya.
Air merendam beberapa benda berharga di kantornya. Kejadian ini diprediksi menimbulkan kerugian materi yang tidak sedikit.
"Kerugian materinya sedang dihitung. Ini rekor banjir terdalam yang terjadi di kantor kami," imbuhnya.
Sepekan yang lalu, persisnya Sabtu (2/1) banjir dan longsor dipicu hujan deras juga menerjang pusat ibu kota Provinsi Kepri itu. Kejadian ini mengakibatkan sekitar 3.210 warga terdampak dan sejumlah rumah berikut fasilitas umum rusak parah
Pewarta : Ogen
Editor:
Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
