Logo Header Antaranews Kepri

Tanjungpinang dilanda banjir

Minggu, 10 Januari 2021 10:32 WIB
Image Print
Tim SAR mengevakuasi warga dari pemukiman yang terendam banjir di Tanjungpinang, Sabtu (9/1) malam. Hujan lebat yang terus turun sejak Sabtu hingga Minggu (10/1) menyebabkan beberapa kawasan di Tanjungpinang terendam dan banyak jalan utama yang tidak bisa dilewati. Foto Antara/Ogen

Batam (ANTARA) - Bencana alam banjir kembali melanda Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, setelah diguyur hujan sejak Sabtu (9/1) malam hingga Minggu (10/1) pagi.

Seorang warga Zulkifli mengatakan banjir merendam sebagian besar wilayah di kilometer 9, 10, dan 11. Seperti di kawasan Wisma Pesona, Jalan Lama Bandara RHF, hingga sejumlah perumahan misalnya Perumahan Bumi Indah dan Perumahan Alam Tirta Lestari.

"Kilometer 9, 10, dan 11 terisolir. Kendaraan tidak bisa lewat, semua sudah tertutup air," kata Zulkifli, Minggu pagi.

Warga lainnya, Riko Barino mengaku banjir dengan kedalaman air sepinggang orang dewasa masuk ke dalam rumahnya di Jalan Bhayangkara sejak pukul 02.00 WIB, Minggu dinihari.

Akibatnya, sejumlah barang-barang berharga tidak bisa diselamatkan karena terendam air.

"Tiba-tiba air masuk ke rumah. Kami cuma bisa pasrah," imbuhnya.

Salah seorang karyawan perusahaan swasta di Jalan Sulaiman Abdullah Rio Julianto menyebut air setinggi sekitar 1,5 meter turut masuk ke dalam kantornya.

Air merendam beberapa benda berharga di kantornya. Kejadian ini diprediksi menimbulkan kerugian materi yang tidak sedikit.

"Kerugian materinya sedang dihitung. Ini rekor banjir terdalam yang terjadi di kantor kami," imbuhnya.

Sepekan yang lalu, persisnya Sabtu (2/1) banjir dan longsor dipicu hujan deras juga menerjang pusat ibu kota Provinsi Kepri itu. Kejadian ini mengakibatkan sekitar 3.210 warga terdampak dan sejumlah rumah berikut fasilitas umum rusak parah



Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2026