Jalan dan pemukiman terendam akibat ombak tinggi di Natuna

id Natuna,angin kencang,ombak tinggi,air laut naik

Jalan dan pemukiman terendam akibat ombak tinggi di Natuna

Kawasan pemukiman dan jalan terendam banjir di wilayah Batu Kapal, Bunguran Timur, Natuna, Selasa (12/1) perang. (Antara Kepri/Cherman)

Natuna (ANTARA) - Jalan terancam putus, pemukiman warga terendam air laut dan rumah warga rusak akibat gelombang tinggi  terjadi sejak Senin malam hingga Selasa Petang di Natuna.

 “Gelombang naik hingga ke jalan di Cemaga Tengah kurang lebih 100 meter dari pemukiman warga setelah Sungai Sebintang”, kata Eko, salah satu warga Desa Cemaga Tengah, Selasa petang.

Ia juga mengatakan wilayah tersebut setiap tahun rentan akan abrasi pantai setiap musim utara datang, jalan terancam putus karena robohnya tembok penahan tanah di bahu jalan tersebut.

“Memang gelombang disini selalu tinggi setiap tahun, pasti terjadi, abrasi, sudah dikasih batu miring, cuman masih tetap saja jebol”, ungkapnya.

Selain itu, rumah warga Desa Teluk Labuh dan pulau Tiga Kecamatan Pulau Tiga juga terendam bahkan rusak ringan akibat ombak tinggi yang terjadi pada Senin malam hingga Selasa petang.

“Beginilah kondisi rumah warga dihantam ombak tadi malam”, kata M Yusuf saat menunjukkan gambar salah satu rumah warga rusak ringan.

Sementara hasil dari pantauan, jalan dan pemukiman warga juga terendam air laut pada Selasa petang di kawasan Ranai dan sekitarnya akibat pasang air laut dan ombak tinggi.

“Saat ini kondisi di wilayah Batu Kapal sementara aman, akibat tinggi air pasang diambang batas normal “, kata Elkadar Lismana Kasi Kedaruratan, Logistik, Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bidang Penanggulangan Bencana Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Natuna.

Menanggapi hal tersebut, BMKG Natuna mengeluarkan himbauan agar warga selalu waspada terhadap kondisi angin kencang yang terjadi, potensi gelombang tinggi, dan perubahan cuaca kedepannya. Berdasarkan pantauan citra satelit Himawari-8 tanggal 12 Januari 2021 pukul 15.20 WIB, secara umum wilayah Natuna dalam kondisi Berawan Tebal. Terdapat pertumbuhan awan yang intens di Seluruh wilayah Natuna yang berpotensi menyebabkan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang dan disertai angin kencang.

Peringatan dini gelombang tinggi juga dikeluarkan BMKG berlaku tanggal 13 Januari 2021 Jam 07.00 WIB sampai dengan 14 Januari 2021 Jam 07.00 WIB.

Ombak sangat tinggi dan ekstrim juga akan kembali terjadi pada esok hari di perairan Natuna dengan tinggi gelombang 4 sampai dengan 6 Meter.
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar