Malaysia laporkan kasus COVID-19 tertinggi 4.029 orang

id Malaysia,Covid-19

Malaysia laporkan kasus  COVID-19 tertinggi 4.029  orang

Petugas Polisi Diraja Malaysia (PDRM) melakukan pemeriksaan kepada pengendara lalu lintas yang melewati Jalan Chow Kit Kuala Lumpur pada hari pertama Perintah Kawalan Pergerakan (PKP), Rabu (13/1/2021). Kebijakan dalam rangka membendung COVID-19 tersebut berlangsung 13 hingga 26 Januari 2021 dengan dukungan pernyataan darurat dari Raja Malaysia. ANTARA Foto/Agus Setiawan

Kuala Lumpur (ANTARA) - Kementrian Kesehatan Malaysia (KKM) melaporkan kasus harian COVID-19 tertinggi di negara itu sejak pandemik awal Maret 2020 sebanyak 4.029 kasus.

"Pada hari ini, 16 Januari 2021, negara kita sekali lagi melaporkan kasus harian tertinggi. Ini menjadikan jumlah kasus positif COVID-19 di Malaysia sebanyak 155.95 kasus," ujar Dirjen Kesehatan KKM, Tan Sri Dr Noor Hisyam Abdullah di Putrajaya, Sabtu.

Dari jumlah kasus baru tersebut, ujar dia, terdapat delapan kasus impor, sementara itu kasus  penularan COVID-19 dalam negara sebanyak 4.021.

"Bagi kasus penularan di dalam negara, 2.711 kasus adalah warganegara Malaysia manakala 1.310 kasus adalah bukan warganegara," katanya.

Selangor melaporkan kasus harian baru tertinggi sepanjang Minggu ini sebanyak 1.466 kasus (36.4 persen) diikuti oleh Johor sebanyak 719 kasus (17.8 persen) dan Sabah sebanyak 449 kasus (11.1 persen).

Hingga kini terdapat 205 kasus positif COVID-19 yang sedang dirawat di ICU  dan 79 kasus diantaranya memerlukan bantuan pernafasan.

"Terdapat penambahan delapan kasus kematian COVID-19 pada Sabtu ini, menjadikan jumlah kumulatif kasus kematian COVID-19 di Malaysia   adalah sebanyak 594 kasus," katanya.

Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) juga melaporkan jumlah kasus sembuh COVID-19 sebanyak 2.148 kasus.
 
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar