Tiga hari dicari, korban terserat arus ditemukan meninggal

id Operasi pencarian SAR

Tiga hari dicari, korban terserat arus  ditemukan meninggal

Tim Basarnas gabungan mengevakuasi jenazah Ediyanto yang ditemukan tewas setelah tiga hari hilang terseret arus, Selasa (9/2). (ANTARA/HO)

Tanjungpinang (ANTARA) - Tim Basarnas gabungan menemukan korban terseret arus Pantai Tanjung Piayu, Batam, Kepri, Ediyanto (38), dalam kondisi meninggal dunia pada operasi pencarian hari ketiga, Selasa.

Kepala Basarnas Tanjungpinang Mu'min di Tanjungpinang, Selasa, menyebut korban ditemukan sekitar dua nanometer dari lokasi kejadian kecelakaan sekitar pukul 18.20 WIB.

Selanjutnya korban dievakuasi menuju Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri, Nongsa Batam.

"Dengan ditemukannya korban, maka operasi pencarian diusulkan ditutup dan seluruh satuan kembali ke pangkalan masing-masing," ujarnya.

Kronologi kejadian hilangnya Ediyanto berawal ketika ia dan keluarga berlibur ke Pantai Tanjung Piayu Laut, Minggu (7/2).

Pada saat itu, keponakan Ediyanto berenang dan hampir terseret arus laut, namun berhasil diselamatkan korban.

Malang dialami korban, dia justru yang terseret arus lalu dinyatakan hilang dalam penyelamatan itu.

Operasi pencarian korban yang berlangsung selama tiga hari itu melibatkan unsur gabungan, meliputi Kantor SAR Tanjungpinang, Pos PP Batam, Polair Polda Kepri, Polair Polresta Barelang, Polsek Sei Beduk, Babhinkantibmas, Babinsa, dan masyarakat setempat.
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar