Seorang perempuan terduga teroris diamankan di Sekadau

id densus 88,terduga teroris,polres sekadau,polda kalbar

Seorang perempuan  terduga teroris diamankan di Sekadau

Detasemen Khusus (Densus 88) Anti Teror Polri mengamankan sejumlah orang terkait dugaan terorisme di sejumlah wilayah di Kalimantan Barat, termasuk juga mengamankan seorang perempuan di Kabupaten Sekadau terkait dugaan terorisme itu.  (Istimewa)

Pontianak (ANTARA) - Detasemen Khusus (Densus 88) Anti Teror Polri mengamankan sejumlah orang terkait dugaan terorisme di sejumlah wilayah di Kalimantan Barat, termasuk juga mengamankan seorang perempuan di Kabupaten Sekadau terkait dugaan terorisme itu.

"Polres Sekadau hanya membackup Polda Kalbar dalam rangka mengamankan seseorang untuk permintaan keterangan sebagai saksi dalam kasus terorisme," kata Kapolres Sekadau AKBP K Tri Panungko di Sekadau, Rabu.

Dirinya pun tidak menjelaskan secara rinci terkait hal tersebut. Saat diamankan tadi subuh yang bersangkutan juga bersikap kooperatif.

"Untuk detail penanganan dan informasi langsung ditangani Polda Kalbar. Pemeriksaan juga dilaksanakan di Polda Kalbar dan dibawa ke Pontianak," katanya.

Sementara itu Kabid Humas Polda Kalbar Kombes (Pol) Donny Chalres Go mengatakan, Densus 88 Anti Teror Polri, Rabu, menangkap tiga orang terduga teroris di tiga wilayah berbeda di Kalbar.

"Detasemen Khusus 88 Anti Terror Polri, mengamankan tiga terduga teroris, yakni masing-masing diamankan pada lokasi yang berbeda yaitu di Kota Pontianak, Kota Singkawang dan Kabupaten Kubu Raya," katanya.

Donny merincikan, adapun terduga teroris yang diamankan masing-masing berinsial RE (28) diamankan di Kota Pontianak, M (20) di Kota Singkawang, dan MR (27) di Kabupaten Kubu Raya.

Ia juga menyebutkan para terduga teroris itu di bawa ke Mako Brimob Polda Kalbar untuk dilakukan pemeriksaan selanjutnya.

Selain itu terkait barang bukti yang diamankan, menurut Donny, Densus 88 bersama tim dari Polda Kalbar masih melakukan penggeledahan terhadap rumah para terduga teroris tersebut.

"Kami masih menunggu update hasil pemeriksaan dari pihak Densus 88,” ucap Donny.
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar