Distribusi air PDAM di sejumlah wilayah Surabaya mulai normal

id distribusi air PDAM normal,PDAM Surabaya,alun alun surabaya

Dirut PDAM Surabaya Mujiaman. (ANTARA/Abdul Hakim)

Surabaya (ANTARA) - Distribusi air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di sejumlah wilayah Kota Surabaya yang sempat mampet dalam empat hari terakhir ini akhirnya mulai normal setelah proses penyambungan pipa PDAM di Jalan Yos Sudarso dinyatakan selesai.

"Hari ini dan seterusnya warga sudah menerima air bersih. Kalau ada yang belum bersih berarti di tempatnya masih ada masalah atau kendala khusus, bocor dan lainnya. Untuk itu, kami sampaikan segera melapor ke PDAM," kata Direktur Utama PDAM Surabaya Mujiaman Sukirno kepada wartawan di Surabaya, Rabu.

Ia menjelaskan mampetnya air PDAM di puluhan wilayah di Surabaya karena adanya pemotongan pipa PDAM untuk pembangunan basemen atau ruang bawah tanah Alun-Alun Surabaya di Jalan Yos Sudarso.

"Pipa dipotong karena di titik tersebut terkena proyek basemen yang dikerjakan Pemkot Surabaya," katanya.

Menurut Mujiaman, pihaknya telah menyelesaikan penyambungan pipa itu sejak Selasa (10/9). Setelah pekerjaan selesai, PDAM menghidupkan Kembali Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) Ngagel II yang sebelumnya dimatikan.

"Proses selanjutnya adalah membuka katup pipa distribusi untuk kembali menormalkan distribusi udara ke pelanggan," katanya.

Tetapi ia kembali menyatakan proses normalisasi ini membutuhkan waktu dan bertahap. Ia pun menyebutkan beberapa daerah yang aliran airnya segera normal, di antaranya Pandugo, Ngagel, Nginden, Ketintang, Ahmad Yani, Darmo, Progo, Ciliwung, Kapuas, Dinoyo, Tumapel, Doho, Pandegiling dan Dr Soetomo. Selain itu juga di kawasan Trunojoyo, Urip Sumoharjo, Panglima Sudirman, Embong Kenongo, Embong Ploso, Ambengan, serta Jaksa Agung Suprapto.

Wilayah lainnya yakni Undaan, Simokerto Simolawang, Sidorame, Sidotopo Lor, Pegirian, Danakarya, Pati Unus, PT PAL, Wonosari, Wonokusuno, Wonoarum, Darmo, Panglima Sudirman, Nias, Yos Sudarso, Walikota Mustajab, Undaan, Pasar Atom, Pegirian, Wonosari, Wonokusumo dan sekitarnya.

Menurut Mujiaman, pihaknya terus melayani pengiriman air melalui truk tangki untuk wilayah terdampak dan sampai kemarin sudah ada sekitar 500 tangki yang dikirimkan ke masyarakat.

"Ada sekitar 25 truk tangki yang digunakan untuk melayani pengiriman air itu," ujarnya.

Baca juga: Pemkot Surabaya diminta minta maaf atas macetnya air PDAM
Baca juga: 200 tangki air bersih disiapkan untuk pelanggan terdampak di Surabaya

 

Pewarta : Abdul Hakim
Editor: Budi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar