Peserta FLS2N pamerkan karya seni di malam apresiasi

id FLS2N Lampung,pameran apresiasi seni,seni cipta siswa,seni kriya siswa,antara lampung

Andini penanggung jawab acara tengah memperlihatkan hasil karya seni peserta FLS2N di malam apresiasi seni, Bandarlampung, Kamis, 19/09/2019 (ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi)

Bandarlampung (ANTARA) - Menjelang usai peserta FLS2N pamerkan karya seni di acara malam apresiasi seni, sebagai bentuk apresiasi panitia FLS2N Lampung atas kerja keras peserta selama seminggu.

"Lampung diberikan kehormatan untuk menjadi tuan rumah dalam kegiatan FLS2N, oleh karena itu kita harus memberikan apresiasi bagi para peserta dengan cara membuka pameran seni dan juga malam apresiasi yang dapat ditonton oleh masyarakat," ujar Andini penanggung jawab acara,di Bandarlampung, Kamis.

Menurutnya, malam apresiasi ditujukan sebagai salah satu bentuk terimakasih bagi peserta, karena telah ikut serta dan bekerja keras serta menjadi salah satu ajang memamerkan hasil karya anak bangsa kepada masyarakat.

"Pameran dan acara ini tidak hanya untuk peserta tetapi untuk masyarakat, sebab dengan ditampilkannya karya seni hasil buatan peserta, masyarakat akan melihat dan mungkin akan terinspirasi dan setelahnya karya seni peserta akan
disumbangkan kepada sekolah di Bandarlampung agar mengedukasi siswa untuk berani berkarya," katanya.

Pameran hasil karya cipta berupa puisi, poster, kriya hasil karya peserta menjadi salah satu daya tarik bagi masyarakat untuk hadir dalam acara yang diadakan Kamis malam.

"Saya sangat tertarik saat mendengar akan diadakan pameran hasil karya peserta malam ini, sehingga saya langsung datang bersama teman ke sini," ujar Andre salah satu warga Bandarlampung.

Menurutnya, hasil karya seni peserta sangat memukau karena memiliki ciri khas masing-masing sesuai dengan daerah asal peserta.

"Hasil karya seni yang dipamerkan selain unik juga memukau karena menunjukkan kekayaan budaya di 34 Provinsi di Indonesia, saya sebagai siswa sekolah menengah atas sangatlah terinspirasi terlebih saat membaca karya puisi yang dipajang," katanya.

Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar