Glenn Victor soal tantangan terberat terjun di kolam SEA Games 2019

id glenn renang,SEA Games 2019, renang

Perenang Glenn Victor memacu kecepatannya dalam final 50 meter gaya kupu-kupu grup 1/ senior putra Kejuaraan Renang Nasional Festival Akuatik Indonesia 2019 di Aquatic Stadium, kompleks GBK, Jakarta, Sabtu (27/4/2019). Glenn menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 24, 38 detik. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/pras.

Clark, Filipina, (ANTARA) - Perenang senior Glenn Victor Sutanto mengungkapkan bahwa hal terberat dalam keikutsertaannya pada SEA Games 2019 Filipina bukan lah para rival dari negara tetangga melainkan pengorbanan meninggalkan istri dan si jabang bayi.

Persiapan berbulan-bulan atlet berusia 30 tahun itu terbayar dengan medali perunggu setelah tampil di nomor 50m gaya kupu-kupu putra, meski kalah cepat dari dua perenang Singapura Tzen Wei Teong dan Joseph Isaac Schooling.

Namun demikian, Glenn mencetak waktu 23,86 detik untuk membuat rekor nasional baru di nomor tersebut yang sebelumnya dipegang oleh Triadi Fauzi.

Baca juga: Tambah empat medali dari renang, Indonesia lewatkan emas di hari kedua

"Ini hasil kerja keras saya. Yang paling berat sih saya harus meninggalkan keluarga karena ada pelatih juga terus ada latihan, jadi ya saya merasa ini pantas setelah kemarin meninggalkan keluarga," kata Glenn.

Pasalnya Glenn baru saja dikaruniai seorang putri, yang kini berumur lima bulan, buah pernikahannya dengan Adeline Makhmutova asal Rusia.

"Namanya Gabriela, hari ini pas lima bulan," kata Glenn.

Baca juga: Gagarin gagal pertahanankan medali, renang nir emas di hari pertama

"Selama di sini tidak ada videocall, jadi hanya telfon karena istri saya juga tidak mau ganggu saya, fokus ke race dulu saja."

Ketika Glenn menjalani latihan di Surabaya pun dirinya harus berpisah dengan keluarganya yang tinggal di Bandung.

Setelah finis ketiga di nomer 50m gaya kupu-kupu, Glenn masih akan tampil di tiga nomor lagi, yaitu 100m gaya kupu-kupu, 4x100m gaya bebas estafet dan 4x100m gaya ganti estafet hingga 9 Desember.

Baca juga: Renang dimulai, perburuan emas Indonesia bergerak ke klaster Clark

Dua tahun lalu di Malaysia, Glenn mempersembahkan medali perunggu dari nomor 100m gaya kupu-kupu dengan catatan waktu 53,25 detik dan bersama I Gede Siman Sudartawa, Gagarin Nathaniel Yus serta Triady Fauzi, meraih perak nomor 4x100m gaya ganti estafet.

Sementara itu, cabang olahraga renang SEA Games 2019 belum mampu memberikan medali emas bagi Indonesia hingga Kamis.

Indonesia harus puas dengan tambahan satu medali perak dan tiga medali perunggu di hari kedua pelaksanaan cabang olahraga renang itu setelah di hari sebelumnya mereka mengemas dua medali perunggu dan satu medali perak.

Pewarta : Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar