Kanwil BPN Gorontalo bagikan 1.000 sertifikat gratis

id Kanwil BPN Provinsi Gorontalo bagikan 1.000 sertifikat gratis

Kepala Kanwil BPN Gorontalo Wartomo bersama Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dan Kapolda Gorontalo Brigjen Pol Wahyu Widada pada penyerahan sertifikat tanah gratis di Kota Gorontalo, Gorontalo, Rabu (11/12/2019). ANTARA/Adiwinata Solihin

Gorontalo (ANTARA) - Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Gorontalo membagikan 1.000 sertifikat tanah gratis kepada masyarakat pemilik lahan di provinsi tersebut.

Kakanwil BPN Gorontalo,  Wartomo di Gorontalo, Rabu mengatakan 1.000 sertifikat tersebut merupakan program strategis nasional Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

"Kita ingin seluruh tanah terdaftar dan bersertifikat, sehingga akan muncul jaminan kepastian hukum atas tanah sendiri baik sebagai subyek maupun obyek," ujarnya.

Kemudian melalui pemberian sertifikat tersebut diharapkan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, karena sertifikat tanah dapat menjadi modal untuk agunan serta meningkatkan nilai usaha dan produksi.
Baca juga: Pemberian sertifikat tanah gratis oleh Presiden disambut baik seluruh warga negara
Baca juga: Raja Ampat targetkan sertifikat tanah gratis tuntas akhir tahun

"Dengan memiliki serfitikat, maka dapat menekan berbagai persoalan tentang pertanahan, karena sudah pasti mana batas dan letak serta luas," kata dia, lagi.

Selain itu BPN berharap ada satu data base pertanahan yang akurat, valid dan lengkap. Oleh karena itu PTSL mempetakan dari bidang ke bidang.

"Hari ini ada 1.000 penerima yang dihadirkan yaitu dari Kota Gorontalo  350 orang dan Kabupaten Bone Bolango  650 orang," ucapnya.

Untuk tahun 2019, ia mengaku BON ditargetkan memberikan 39.000 sertifikat dan akan segera diselesaikan.

Kegiatan pemberian sertifikat tanah gratis tersebut, turut dihadiri oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dan Kapolda Gorontalo Brigjen Pol Wahyu Widada.
Baca juga: Menteri ATR/Kepala BPN menegaskan pengurusan sertifikat tanah gratis dan tanpa pungli
Baca juga: Warga Bekasi keluhkan program PTSL Presiden disalahgunakan

 

Pewarta : Adiwinata Solihin
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar