Balita tewas terseret banjir di Rokan Hulu

id banjir rohul, banjir riau

Tim Basarnas gabungan di lokasi banjir di Kabupaten Rohul. (ANTARA/HO-Basarnas)

Pekanbaru (ANTARA) - Seorang bocah berusia di bawah lima tahun (balita) berjenis kelamin perempuan menjadi korban keganasan banjir yang melanda Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, Riau, Selasa (10/12) petang.

Kepala Bidang Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto kepada ANTARA di Pekanbaru, Rabu, menyebutkan korban bernama Citra Ayu Nurliana (4) ditemukan tak bernyawa di Simpang Dusun Planduk Kelurahan Kota Lama, Kecamatan Kunto Darussalam.

"Korban ditemukan meninggal dunia pada Selasa kemarin (10/12) pukul 17.30 WIB oleh warga," katanya.

Baca juga: Tim penyelamat gendong manula evakuasi korban banjir Rokan Hulu

Sunarto menjelaskan bahwa insiden memilukan itu berawal saat korban bersama orang tuanya mengunjungi rumah saudara di desa tersebut. Kemudian, mereka menyempatkan diri untuk berhenti dan melihat debit air yang meningkat.

Ketika tengah melihat banjir, orang tua korban Asmida tak menyadari ternyata anaknya bermain air di sekitar aliran kanal yang meluap.

Korban kemudian terperosok dan terbawa derasnya arus kanal. Orang tua korban telah berupaya menyelamatkan korban yang tercatat sebagai murid PAUD tersebut. Namun, upaya itu tak membuahkan hasil, korban pun terseret arus air.

Warga yang mendapat informasi itu langsung berusaha melakukan pertolongan. Selang beberapa menit kemudian, korban ditemukan tersangkut di pepohonan perkebunan sawit. Naas, nyawanya tak tertolong.

"Korban sudah disemayamkan di rumah keluarga dan dimakamkan," ujarnya.

Kabupaten Rokan Hulu menjadi salah satu daerah yang terdampak banjir cukup parah. Dalam dua pekan terakhir, sejumlah desa di kabupaten yang berbatasan dengan Provinsi Sumatera Barat itu dilanda banjir hingga kedalaman lebih satu meter.

Baca juga: Balita tewas tenggelam di genangan banjir Kudus

Baca juga: Banjir di Pasirpangaraian Rohul mulai surut

Pewarta : Anggi Romadhoni
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar