Cuaca buruk di Banggai, KMT Teluk Cenderawasih II alami keterlambatan

id Luwuk,Banggai,ASPD Luwuk,Kabupaten Banggai,Pelabuhan Luwuk,Pelabuhan Salakan,Kabupaten Banggai Kepulauan,Sulawesi Tengah,Cuaca Buruk,Cuaca Ekstrim,KMP

Maski Yono, Mualim I KMP Teluk Cenderawasih II (tak bertopi) saat memastikan posisi kapal telah aman ketika berlabuh di Pelabuhan ASDP Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Kamis (23/1/2020). (FOTO ANTARA/ Stepensopyan Pontoh)

Banggai, Sulteng (ANTARA) - Cuaca buruk yang melanda Perairan Kabupaten Banggai Kepulauan dan Kabupaten Banggai Laut, Provinsi Sulawesi Tengah, Kamis, membuat sejumlah kapal mengalami keterlambatan tiba di tempat tujuan, di antaranya yang dialami KMP Teluk Cenderawasih II, rute Salakan-Luwuk.

Kapal milik ASDP Ferry ini mengalami keterlambatan sekitar satu jam dari estimasi waktu tiba pada cuaca normal.

Menurut Maski Yono, Mualim I KMP Teluk Cenderawasih II, pelayaran KMP Teluk Cenderawasih pada cuaca normal dengan rute Luwuk-Salakan atau sebaliknya dapat ditempuh dengan waktu 5 jam.

“Hari ini kami mengalami sedikit keterlambatan karena adanya gelombang tinggi,” kata Maski Yono, usai melabuhkan KMP Teluk Cenderawasih II di Pelabuhan ASDP Luwuk.

Ia menjelaskan hambatan mereka dapatkan setelah lepas labuh sekitar satu jam dari Pelabuhan ASDP Salakan. Namun, setelah melalui gelombang tinggi sekitar dua jam mereka akhirnya masuk ke perairan teluk dan menghindari gelombang tinggi.

“Ketika lepas labuh kami masih berlayar normal. Tapi sejam kemudian baru mengalami kendala karena adanya gelombang tinggi. Kalau saya perkirakan sekitar dua sampai dua setengah meter gelombangnya,” kata Maski Yono.

Sementara itu, upervisor ASDP rute Luwuk- Banggai Laut Yeri Samana menambahkan kendala kapal penumpang saat ini hanyalah gelombang tinggi. Meski begitu, selama ini gelombang tinggi belum mengganggu jadwal pelayaran kapal-kapal yang dikelola oleh ASDP Cabang Luwuk.

“Gelombang tinggi memang ada dan masih menjadi kendala dalam pelayaran seperti imbauan BMKG. Tapi sampai saat ini pelayaran masih berjalan normal, artinya gelombang belum mengganggu rute pelayaran kapal,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa keselamatan penumpang merupakan hal paling utama dalam pelayaran kapal ASDP. Oleh karena itu, berbagai perlengkapan keselamatan penumpang sangat diperhatikan.

“Untuk alat keselamatan itu memang jadi hal yang paling kami utamakan. Sebab, itu merupakan jaminan bagi penumpang yang menggunakan jasa kami (ASDP),” katanya.

Meski sempat mengalami kendala dalam pelayaran, KMP Teluk Cenderawasih II tiba dengan selamat di Pelabuhan Luwuk.

Pihaknya berharap cuaca buruk segera berakhir dan pelayaran kapal ASDP dapat kembali berjalan normal.

Dalam pelayaran dari Salakan menuju Luwuk kali ini, KMT Teluk Cenderawasih II mengangkut sekira 100 orang penumpang dengan belasan kendaraan. Kapal ini juga menjadi salah satu kapal penghubung antarpulau dari Kabupaten Banggai menuju Kabupaten Banggai Laut, demikian  Yeri Samana.

Baca juga: Cuaca ekstrim, KM Risvin Pratama tenggelam di Laut Banggai

Baca juga: Di Laut Banggai, kapal pengangkut mesin bor alami kecelakaan

Baca juga: Kapal bermuatan alat berat kecelakaan di perairan Banggai Kepulauan


Pewarta : Stepensopyan Pontoh
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar