PM Irlandia: EU "di atas angin" dalam perundingan dagang Brexit

id Brexit,Inggris ,Uni Eropa,Irlandia,PM Boris Johnson,Perdana Menteri Leo Varadkar

Perdana Menteri Irlandia (Taoiseach) Leo Varadkar membalikkan rumput landasan baru bagian utara Bandara Dublin di Dublin, Irlandia, Kamis (14/2/2019). (REUTERS/CLODAGH KILCOYNE)

Jakarta (ANTARA) - Perdana Menteri Irlandia, Leo Varadkar, mengatakan bahwa Uni Eropa (EU) akan "berada di atas angin" dalam perundingan dagang pasca-Brexit dengan Inggris.

PM Varadkar mempertanyakan rencana Perdana Menteri Inggris Boris Johnson untuk mencapai suatu kesepakatan pada akhir 2020, demikian dilaporkan BBC, Senin.

Varadkar, dalam satu wawancara dengan BBC, membandingkan kondisi antara Inggris dan Uni Eropa dengan dua tim sepak bola. Dia menilai bahwa Uni Eropa akan mempunyai "tim yang lebih kuat" karena populasi dan pasarnya yang lebih luas.

"Uni Eropa adalah perserikatan dari 27 negara anggota. Inggris hanya satu negara. Dan kita memiliki populasi dan pasar 450 juta orang," katanya kepada BBC.

Saat ditanya mengenai target Johnson untuk mencapai suatu kesepakatan dengan Uni Eropa pada akhir 2020, Varadkar mengatakan: "Hal itu akan sulit untuk dilakukan".

Sumber: Reuters

Baca juga: EU peringatkan Inggris soal 'diskriminasi terselubung' pascaBrexit
Baca juga: Diplomat EU temui "risiko serius" dari Brexit tanpa kesepakatan
Baca juga: PM Inggris setuju penundaan Brexit oleh Uni Eropa

Pewarta : Yuni Arisandy Sinaga
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar