Posko kesehatan korban banjir Tapanuli Tengah ditambah

id dinkes sumut, banjir tapteng sumut,Posko Kesehatan banjir tapteng, delaan tewas, satu hilang,Sekretaris Dinkes Sumut

Posko kesehatan korban banjir Tapanuli Tengah ditambah

Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut, dr Aris Yudhariansyah. (FOTO ANTARA/Evalisa Siregar)

Medan (ANTARA) - Dinas Kesehatan Sumatera Utara (Sumut) terus menambah posko kesehatan di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) menjadi sebanyak 10 pos untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan kepada korban banjir di daerah itu.

"Ada penambahan dari sebelumnya tujuh posko sehingga kini ada 10 posko kesehatan. Pos itu menjangkau 10 desa yang ada di lokasi bencana," kata Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut, dr Aris Yudhariansyah di Medan, Jumat.

Mewakili Kepala Dinas Kesehatan Sumut dr Alwi Mujahit Hasibuan ketika dikonfirmasi soal penanganan kesehatan korban banjir di Tapanuli Tengah, Sumut, ia menjelaskan bahwa lokasi posko kesehatan Dinas Kesehatan Sumut itu berlokasi di Pasar Padang Masiang, Kampung Solok, Kampung Mudik, Sigambo Gambo, Pasar Batu Gerigis .

Kemudian di Pasar Tarandam, Aek Dakka, Bonan Dolok/Sijukkang, Bungo Tanjung dan Kampung Mudik II.

"Total kunjungan warga yang rawat jalan ke pos kesehatan sudah 749 orang per 30 Januari," katanya.

Adapun warga yang meninggal, katanya, sesuai laporan sebanyak 8 orang dan korban hilang satu orang.

Dia menegaskan bahwa tim kesehatan itu sudah dikirim langsung pascabanjir Rabu (29/1) lalu.

"Di lokasi, tim bergabung dengan petugas medis dari kabupaten," katanya.

Selain melakukan tindakan evakuasi dan mitigasi, tim juga melakukan rehabiitasi melalui pemulihan trauma, demikian Aris Yudhariansyah.

Baca juga: BPBD Sumut: 700 KK mengungsi akibat banjir Tapanuli Tengah

Baca juga: Korban tewas akibat banjir Tapteng bertambah jadi 7 orang

Baca juga: Sedikitnya 12 tiang PLN roboh akibat banjir di Tapteng

Pewarta : Evalisa Siregar
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar