Wagub Bali lepas 127 penumpang penerbangan terakhir menuju China

id wagub bali,penumpang pesawat,penerbangan ke china,virus corona

Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (kanan) berbincang dengan penumpang pesawat maskapai China Southern Airlines tujuan Guangzhou, China, di Terminal Keberangkatan Internasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. ANTARA/Fikri Yusuf

Badung (ANTARA) - Wakil Gubernur (Wagub) Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati melepas 127 orang penumpang pesawat maskapai China Southern dengan nomor penerbangan CZ626 tujuan Guangzhou, China, yang menjadi penerbangan terakhir menuju China dari Bali, sebelum pemberlakuan penundaan sementara penerbangan dari dan menuju seluruh destinasi di China daratan.

"Kami ingin memberikan kesan yang baik kepada wisatawan dari China, bahwa kami di Bali agar jangan sampai ada kesan mengusir mereka. Kami antarkan mereka dan kami terangkan bahwa ini kondisi kebijakan pemerintah dan semoga wabah Corona ini bisa cepat berlalu," ujar Wagub Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Rabu dini hari.

Baca juga: Kemenhub siapkan protokol penghentian sementara penerbangan ke China

Ia mengatakan kehadirannya secara langsung untuk melepas para wisatawan untuk kembali ke China tersebut juga dilakukan untuk menunjukkan rasa empati dan menunjukkan bahwa Bali sangat terbuka dalam menerima mereka.

"Kami berharap para wisatawan asal China ini bisa datang kembali ke Bali apabila wabah Virus Corona telah usai," katanya.

Wagub Tjokorda Oka Artha Ardana mengatakan telah melakukan rapat dengan Konsulat Jenderal China di Bali dan mendapatkan informasi bahwa banyak warga asal China yang saat ini ada di Bali ingin memperpanjang masa tinggalnya di Pulau Dewata.

Terkait hal tersebut, pihaknya juga telah mendapatkan informasi bahwa pemerintah memberikan fasilitas perpanjangan visa bagi warga asal China di Indonesia.

"Ini kabar baik sekali. Untuk overstay, untuk perpanjangan visa mereka bisa langsung diberikan di sini dan dengan sesuai ketentuan keimigrasian yang berlaku tentunya," ujarnya.

Sementara itu Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai  resmi menghentikan sementara operasional penerbangan dengan rute dari/ke China untuk menindaklanjuti arahan Presiden, Menteri Luar Negeri, serta Menteri Perhubungan, terkait penghentian sementara operasional penerbangan dari/ke China daratan terkait dengan penyebaran Virus Corona baru (novel Coronavirus/nCov).

Baca juga: Kemenhub tunda sementara penerbangan dari dan ke China

Baca juga: Pengamat: Beri maskapai insentif selama larangan sementara ke China

Pewarta : Naufal Fikri Yusuf
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar