RI-Uni Eropa ingin selesaikan perjanjian kemitraan ekonomi tahun ini

id kemitraan ekonomi,uni eropa,kementerian perdagangan

Bendera Uni eropa berkibar di depan kantor pusatnya di Brussels, Belgia, (9/12/2019). ANTARA/REUTERS/Yves Herman/aa.

Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) RI Jerry Sambuaga dan Komisioner Perdagangan Uni Eropa Phil Hogan berkomitmen untuk merampungkan negosiasi Indonesia European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU CEPA) sebelum akhir tahun ini.

Dalam pertemuan itu, Indonesia mengajukan proposal percepatan perundingan IEU CEPA dan disambut positif oleh pihak Uni Eropa.

"Disetujuinya proposal Indonesia ini mencerminkan pentingnya peranan perdagangan Indonesia. Komitmen percepatan ini akan menjadi jalan untuk mewujudkan kepentingan agar produk barang dan jasa dari Indonesia punya akses lebih besar di pasar internasional, khususnya di Uni Eropa," kata Jerry Sambuaga lewat keterangannya diterima di Jakarta, Rabu.

Wamendag yakin melalui dialog yang konstruktif dan intensif, perbedaan pandangan dan kepentingan kedua belah pihak bisa dijembatani, termasuk keluhan soal beberapa produk Indonesia yang sulit masuk ke Eropa serta kepentingan Eropa terkait paradigma baru soal produk-produk yang berdampak pada lingkungan.

Secara prinsip, menurut Jerry, Phil Hogan menyatakan senang berdialog dengan Indonesia. Hogan juga mendukung Wamendag agar penyelesaian IEU CEPA tidak terhambat oleh isu-isu perdagangan dan sengketa di WTO, sehingga bisa selesai sebelum akhir tahun ini.

"Tentu secara teknis ada beberapa hal yang harus ditindaklanjuti. Tetapi, secara umum kita menyambut baik sikap Komisioner Dagang Uni Eropa. Kita berharap bahwa pertemuan ini dapat memberikan hasil yang baik jelang pertemuan dengan WTO," kata Jerry.

Baca juga: Bersengketa di WTO, RI sebut kerja sama penelitian sawit tetap jalan

Baca juga: Eurocham sebut investasi Eropa lebih banyak jika EU-CEPA disetujui


Pewarta : Sella Panduarsa Gareta
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar