PT Food Station Tjipinang pastikan stok beras di Jakarta aman

id beras,pasar induk beras cipinang,pt food statiun tjipinang,stok beras jakarta

Pedagang sedang memeriksa beras di kiosnya di di Pasar Induk Beras Cipinang Jakarta, Senin (9/3/2020). ANTARA/Putri Z Chairunisha

Jakarta (ANTARA) - Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya Arief Prasetyo Adi memastikan stok beras di berbagai pasar di Jakarta aman serta harga beras dipastikan tidak akan naik signifikan hingga akhir bulan ini.

"Saat ini stok beras Pasar Cipinang 29 ribu ton dan itu jauh dari batas aman. Kemudian food station di luar sini punya 5 ribu ton lagi. Artinya tak ada kekhawatiran, kita akan mensupport semua outlet-outlet yang ada di Jakarta dan sekitarnya," ujarnya di kantor PT Food Station Tjipinang Jaya, Jakarta, Selasa.

Selain itu, ia juga memastikan harga beras masih normal dan tidak ada kenaikan yang signifikan.

"Biasanya kalau di bulan Desember, Januari, dan Februari pasokannya sedikit kurang sehingga harga bergerak naik tetapi kita pastikan semuanya harga beras normal," katanya.

Menurut dia, kondisi normal harga beras saat ini tidak lepas dari ketersediaan stok yang ada.

"Kita sudah sampaikan tidak perlu ada kepanikan sebab kita stok beras baik, kualitasnya juga baik. Harapannya satu dua bulan ini sudah mulai panen," lanjutnya.

Arif menambahkan saat ini penjualan beras di Pasar Induk Beras Cipinang sudah mulai meningkat karena banyak permintaan beras dari pemasok yang terus berdatangan.

“Terhitung dari awal bulan Maret ini penjualan kita terus meningkat, per hari kita bisa mengeluarkan 2 ribu ton bahkan hingga 4 ribu ton lebih kalau permintaan ramai,” tambahnya.

Salah satu pedagang beras di Pasar Induk Beras Cipinang Dwi Surya mengatakan harga beras saat ini masih normal tidak ada kenaikan yang cukup signifikan, rata-rata hanya naik hingga Rp200/kg dari awal Maret ini.

“Sekarang harga beras IR-64-I itu Rp11.050 dan beras IR-64-II harganya Rp10.400 per kilogram naik Rp100 aja dari seminggu yang lalu. Kalau IR-64-III harganya masih normal di Rp8.650 per kilogram,"ujarnya.

Sementara itu harga beras kualitas premium masih di kisaran Rp12.000 sampai Rp13.500 per kilogram. Namun, selebihnya keseluruhan harga beras di Pasar Induk Beras Cipinang ini masih standar dan normal.

Sementara itu, penjual beras lainnya Hendrik mengatakan, beras di tokonya masih memiliki persediaan yang aman.

"Beras ini tidak punya kesempatan naik. Malahan turun. Namun karena orang panik saja. Orang tidak mengerti kiranya beras ini tidak ada dan mungkin keluar untuk beli, makanya berduyun - duyun beli," ujarnya.

Dia menyarankan agar warga yang kehabisan beras di supermarket datang ke Pasar Induk Beras Cipinang.

Baca juga: Bank DKI bagikan kartu bagi pedagang beras Cipinang

Baca juga: Jakarta utamakan pasokan beras lokal

 

Pewarta : Subagyo/Putri Z Chairunisha
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar