RSUD Depok buka lowongan untuk tenaga medis

id RSUD Depok,virus corona,covid-19 depok,penanganan corona,corona,covid-19,2019-ncov,novel coronavirus 2019

Direktur RSUD Depok, Devi Maryori. (ANTARA/ Feru Lantara)

Depok (ANTARA) - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok belum lama ini membuka lowongan pekerjaan formasi Pegawai Tidak Tetap (PTT) untuk membantu penanganan pelayanan kesehatan virus corona atau COVID-19.

"Kuota yang disediakan sebanyak 55 orang guna mengisi di 12 posisi jabatan," kata Direktur RSUD Depok, Devi Maryori, di Depok, Minggu.

Baca juga: RSUD Batang isolasi 4 PDP COVID-19

Ia mengatakan formasi yang dibutuhkan mayoritas adalah perawat dengan kuota 20 orang. Selain itu, ucapnya, dokter umum sebanyak lima orang, dokter spesialis sebanyak empat orang, radiografer sebanyak empat orang, analisis kesehatan sebanyak empat orang, dan tenaga teknis kefarmasian sebanyak dua orang.

"Sisanya, kami juga membutuhkan juru masak, pramusaji, pramubhakti, petugas administrasi, keamanan, dan kebersihan," ujarnya.

Devi menyatakan, ada persyaratan administrasi yang harus diperhatikan pelamar. Yaitu membuat surat lamaran yang ditujukan kepada Ketua Panitia Pengadaan PTT RSUD Kota Depok, membuat daftar riwayat hidup, fotokopi ijazah beserta tranksrip nilai, yang dilegalisir sesuai formasi yang dilamar.

Baca juga: Museum Multatuli Rangkasbitung ditutup cegah virus corona

"Adapun persyaratan umum lainnya, membawa fotokopi bukti pengalaman bekerja, sertifikat pendidikan dan pelatihan, Surat Tanda Registrasi, keterangan sehat dan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)," jelasnya.

Dia menambahkan, berkas lamaran dikirimkan ke Gedung Manajemen RSUD Depok, yang beralamat di Jalan Rayat Muchtar Nomor 99, Kecamatan Sawangan. Dengan batas pengiriman selambat-lambatnya pada 24 Maret mendatang.

"Peserta yang lolos administrasi akan dihubungi langsung oleh panitia, untuk mengikuti tahapan selanjutnya," katanya.

Baca juga: Kasus COVID-19 ditemukan di 20 provinsi di Indonesia
Baca juga: Jubir:Orang muda berpotensi bawa virus COVID-19 tanpa tunjukkan gejala
Baca juga: Pelaksanaan "Ritual Tawur Agung Kesanga" di Denpasar dibatasi

Pewarta : Feru Lantara
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar