Cegah COVID-19, Kabupaten Puncak tutup penerbangan untuk penumpang

id Cegah Covid -19, Kab. Puncak tutup penerbangan untuk penumpang,penanganan corona,virus corona,corona,covid-19,2019-ncov,novel coronavirus 2019

Bupati Puncak Willem Wandik. (ANTARA/Evarukdijati)

Jayapura (ANTARA) - Bupati Puncak, Papua Willem Wandik mengaku sudah memberlakukan penutupan akses penerbangan khusus penumpang ke wilayahnya guna mencegah penyebaran COVID -19.
"Memang betul kami sudah menutup sementara akses penerbangan khusus penumpang ke Ilaga dan wilayah lainnya sejak 18 Maret lalu guna mencegah penyebaran virus corona," kata dia, Selasa.
.
Karena itu pihaknya berharap masyarakat yang berada di luar Kabupaten Puncak tetap tinggal dan tidak kembali ke kampungnya
di Ilaga, Beoga, Sinak, Agandugume, Doufo.

Baca juga: Gubernur: Akses orang ke Papua ditutup sementara
Sedangkan bagi ASN yang sedang berada di luar Kabupaten Puncak tetap melaksanakan tugasnya dari rumah, kata Bupati Wandik di Jayapura 
 
Diakui, banyak warganya yang saat ini berada di sekitar Timika dan diharap mereka tetap di wilayah itu mengingat Timika merupakan pintu masuk hingga
dikhawatirkan mempercepat penyebaran COVID-19.
 
"Walaupun melakukan penutupan akses penerbangan namun Kita lakukan ini untuk bahan makanan, tetap diijinkan sesuai jadwal namun diharapkan pesawat yang digunakan terlebih dahulu disemprot antiseptik," kata dia.
 
Pemerintah Kabupaten Puncak sudah menyurati maskapai penerbangan yang selama ini melayani penerbangan di Kabupaten Puncak, misalnya PT.Jhonlin Air Transportation, PT.Dabi Air Service, PT.Susi Air, PT.Demonim Air, PT.Rimbun Air, PT.Asian One Air, PT,Enggan Air Service, PT.Airfats Indonesia dan PT.Smart Aviation, kata Wandik .

Baca juga: Penerbangan antarkabupaten di pegunungan Papua tidak lockdown
Diakui, penutupan itu semata-mata untuk mencegah penyebaran virus corona di wilayahnya mengingat keterbatasan sarana kesehatan maupun tenaga medis.
 
"Tenaga medis di Kabupaten Puncak masih sangat terbatas sementara secara nasional dan dunia, penyebaran virus ini sangat tinggi, jika satu orang saja positif, kita akan kesulitan sekali,”ungkapnya seraya menambahkan, sudah melayangkan surat ke beberapa kabupaten tetangga, seperti Bupati Mimika,Bupati Nabire, Bupati Jayapura, Bupati Jayawijaya,agar bersama-sama melakukan pengawasan.
 
Pemerintah Kabupaten Puncak juga sudah membentuk tim gugus tugas penanganan virus corona,bahkan tim ini sudah bekerja dan saat ini sudah melakukan penyemprotan di tempat-tempat fasilitas umum, pemeriksaan suhu tubuh dan pembagian masker, jelas Bupati Wandik .

Pewarta : Evarukdijati
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar