Food Station distribusikan 500 ton gula pasir

id Food Station, gila pasir, Jakarta

Stok gula pasir di gudang PT Food Station Tjipinang Jaya, Jakarta Timur. Hingga Selasa (7/4/2020) Food Station telah mendistribusikan 500 ton gula pasir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Jakarta. (ANTARA/HO-Food Station).

Jakarta (ANTARA) - PT Food Station Tjipinang Jaya telah mendistribusikan total 500 ton gula pasir kemasan 1 kilogram untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah DKI Jakarta.

"Sampai hari ini sudah sekitar 500 ton gula pasir didistribusikan. Terus kita kerjakan sampai hari ini," kata Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya Arief Prasetyo Adi di Jakarta, Selasa.

Stok gula pasir tersebut diperoleh PT Food Station Tjipinang Jaya sejak 23 Maret 2020 dan telah seluruhnya didistribusikan kepada masyarakat sesuai harapan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Baca juga: Kemarin, Kapolsek Kembangan dicopot hingga warga berjemur

Baca juga: Food Station: Stok beras pasar Cipinang cukup untuk dua pekan

Baca juga: PT Food Station Tjipinang pastikan stok beras di Jakarta aman


Gula tersebut dijual di sejumlah outlet Perumda Pasar Jaya melalui Jakgrosir hingga ke mitra strategis PT Food Station di Jakarta.

Arief mengatakan pihaknya memiliki cadangan dana hingga Rp15 miliar untuk penambahan stok gula pasir.

"Kami cadangkan dana senilai Rp15 miliar untuk membeli 1.500 ton gula pasir pada periode ini," katanya.

Rencananya PT Food Station akan kembali menerima pasokan gula pasir sebanyak 1.000 ton untuk tahap kedua pendistribusian dalam waktu dekat ini.

Dengan demikian total gula pasir yang akan dipasarkan di seluruh wilayah DKI Jakarta bisa mencapai 1.500 ton.

“Ini keren di saat gula sangat terbatas, PT Food Station tetap dapat berperan sesuai harapan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan agar pemerintah harus hadir di saat masyarakat sedang membutuhkan,” ujarnya.

Terkait dengan harga jual gula pasir telah disesuaikan dengan harga acuan yang diberlakukan Kementerian Perdagangan yakni Rp12.500 per kilogram.

"Harga jualnya sesuai dengan harga acuan yang ditetapkan pemerintah," katanya.

Arief berharap stok 1.500 ton dapat mempermudah masyarakat Jakarta mendapatkan gula saat ini.

Pewarta : Andi Firdaus
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar