Tamu terbatas akan hadiri pelantikan Wagub Jakarta di Istana

id ahmad riza patria,wakil gubernur dki jakarta,presiden jokowi,heru budi santoso

Tamu terbatas akan hadiri pelantikan Wagub Jakarta di Istana

Calon Wakil Gubernur (Cawagub) DKI Jakarta dari Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria (kiri) dan Cawagub DKI Jakarta dari PKS, Nurmansjah Lubis (kanan) menjadi pembicara dalam acara "Ngobrol Bareng Cawagub DKI" di Jakarta, Jumat (6/3/2020). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/aww. (ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)

Jakarta (ANTARA) - Presiden Joko Widodo dijadwalkan melantik Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di istana kepresidenan Jakarta pada Rabu (14/4) dengan dihadiri tamu undangan dalam jumlah terbatas.

"Ya besok siang dengan undangan sangat terbatas karena mengikuti protap COVID-19," kata Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono di Jakarta, Senin.

Pada 23 Maret 2020 lalu DPRD DKI Jakarta sudah melaksanakan pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta, hasilnya, wakil dari PKS Nurmansjah Lubis mendapatkan 17 suara sedangkan Riza Patria yang merupakan kandidat dari Fraksi Gerindra itu meraih 81 suara, sedangkan 2 suara dianggap tidak sah.

Baca juga: Pelantikan Wagub DKI, Kemendagri: Teknisnya diatur Istana

Jumlah tersebut sesuai dengan tata tertib DPRD atas pemilihan Wakil Gubernur yang menyatakan pemenang kontestasi ini meraih suara 50 ditambah 1. Saat proses pemilihan, jumlah anggota DPRD yang hadir mencapai 100 orang dari 106 anggota.

"Harus ada jaga jarak, ruangan tidak boleh terlalu penuh dan upacaranya sangat singkat," ucap Heru menambahkan.

Para tamu tersebut juga diwajibkan mengikuti rapid test sebelum masuk ke Istana.

"Dites menggunakan rapid test dan pemeriksaan suhu tubuh karena rapid tes hasinya kan keluar langsung," ungka Heru.

Baca juga: Gerindra minta Riza Patria bantu Anies selamatkan Jakarta dari Corona

Rencananya hanya akan ada sekitar 30 orang tamu undangan yang akan menghadiri pelantikan tersebut. "Maksimum 30 orang, sangat sederhana. Tamu semuanya memakai masker dan menjaga jarak," ujar Heru menegaskan.

Tamu-tamu tersebut termasuk keluarga dan menteri. "Menteri hanya 4 orang yang kita undang, 4-6 orang, saya lupa antara itu. Ada 30 orang kurang lebih dengan menteri, pihak yang dilantik dan keluarga," papar Heru.

Pergantian ini bermula dari mundurnya Sandiaga Uno sebagai Wakil Gubernur untuk mengikuti Pemilihan Presiden pada 2018 lalu. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai salah satu pengusung Anies-Sandi, sempat mengajukan dua nama: Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu.

Namun. nama keduanya tak kunjung di bahas DPRD. Dua nama baru akhirnya diajukan. Selain PKS yang mengajukan Nurmansyah Lubis, Gerindra juga mengajukan Ahmad Riza Patria yang akhirnya memenangkan persaingan.

Baca juga: Total kekayaan Wagub DKI terpilih Ahmad Riza Patria Rp19 miliar

Baca juga: DPRD DKI tetapkan Ahmad Riza Patria jadi Cawagub DKI terpilih

Pewarta : Desca Lidya Natalia
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar