Banjir bandang terjang Deli Serdang, satu orang meninggal dunia

id banjir bandang,Sibiru-biru,Deliserdang,Sumut,korban

ARSIP FOTO - Pencarian Korban Banjir Bandang Tim evakuasi gabungan melakukan proses pencarian korban banjir bandang di aliran Sungai Lau Mentar, Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara, Selasa (17/5/2016). Sebanyak 16 dari 17 jenazah korban banjir bandang di lokasi wisata Air Terjun Dua Warna, Sibolangit telah dievakuasi enam diantaranya telah teridentifikasi. (ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi/pd/16)

Medan (ANTARA) - Banjir bandang melanda kawasan bantaran Sungai Sibiru-biru di Kecamatan Biru-Biru, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara, Selasa malam dan menyebabkan seorang meninggal dunia.

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Deli Serdang Zainal Abidin Hutagalung dalam penjelasan tertulis yang disampaikan di Medan, Selasa malam mengatakan banjir itu menghanyutkan dua orang pekerja bendungan dan satu orang pemancing.

"Setelah dilakukan pencarian dan pertolongan oleh tim gabungan SAR dan Satgas BPBD dan juga masyarakat setempat, dua orang berhasil ditemukan, satu di antaranya meninggal dunia," katanya.

Adapun korban meninggal dunia itu yakni Mesias Tarigan Silangit (50). Korban ditemukan di pinggir sungai Gang Bandrek Pasar IV, Patumbak, Kecamatan Patumbak.

Sementara korban selamat dan sudah dirawat di Rumah Sakit Sembiring yakni Riki (23), yang mengalami luka di bagian kepala dan tidak sanggup berdiri.

"Korban yang belum ditemukan yakni Roy Saputra Bangun (20)," katanya.

Hingga berita ini dilaporkan pukul 22.45 WIB,  tim gabungan masih melakukan pengamatan bersama masyarakat terhadap objek yang diduga tempat korban yang belum ditemukan berada.

"Pencarian akan dilanjutkan besok pagi," demikian  Zainal Abidin Hutagalung.

Baca juga: Banjir bandang landa Sibiru-biru Deli Serdang Sumut

Baca juga: Puting beliung rusak 32 rumah di Deli Serdang

Baca juga: Banjir Bandang landa Deli Serdang Sumut


 

Pewarta : Nur Aprilliana Br. Sitorus
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar