Komandan Seskoal dilantik menjadi Rektor Unhan

id Menhan Prabowo Subianto, pelantikan, Rektor Unhan

Menhan Prabowo Subianto saat memberikan sambutannya pada upacara pelantikan Rektor Universitas Pertahanan (Unhan) dari Letnan Jenderal TNI Tri Legionosuko kepada Laksamana Muda TNI Amarulla Octavian, di Kemhan RI, Jakarta, Rabu (15/4/2020). ANTARA/HO-Humas Kemhan/pri.

Jakarta (ANTARA) - Komandan Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Laut (Seskoal) Laksamana Muda TNI Amarulla Octavian resmi dilantik menjadi Rektor Universitas Pertahanan (Unhan) menggantikan Letnan Jenderal TNI Tri Legionosuko.

Upacara pelantikan dipimpin langsung oleh Menteri Pertahanan RI H. Prabowo Subianto di Gedung Bhineka Tunggal Ika, Kementerian Pertahananan (Kemhan) RI, Jakarta Pusat, Rabu.

Hadir pula pejabat tinggi Kemhan RI, yakni Wakil Menteri Pertahanan Sakti Wahyu Trenggono, Sekjen Kemhan RI Laksdya TNI Agus Setiadji, Irjen Kemhan RI Letjen TNI Ida Bagus Purwalaksana dan Warek III Bidang Kerja sama dan Kelembagaan Unhan Mayjen TNI Hipdizah.

Baca juga: Cegah COVID-19, Prabowo instruksikan jajaran Kemhan untuk tidak mudik

Dalam amanatnya, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyampaikan bahwa prosesi serah terima jabatan ini mengandung makna penting dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi organisasi Kemhan RI.

"Pergantian Rektor Unhan ini tentunya merupakan bagian dari dinamika organisasi di lingkungan Kemhan," ujarnya.

Selain itu, juga ditujukan untuk menjamin kesinambungan proses penyelenggaraan tugas dan fungsi pertahanan negara.

Di tengah masifnya upaya pemerintah RI menanggulangi COVID-19, maka Menhan Prabowo memberi tugas kepada Rektor Unhan yang baru untuk segera menyiapkan pembentukan Fakultas Kedokteran Militer.

Baca juga: Dahnil: Prabowo telepon Mark Esper bahas masalah COVID-19

Beberapa program studi direncanakan untuk menghasilkan para Perwira Korps Kesehatan TNI yang cakap melaksanakan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) menghadapi wabah penyakit, seperti COVID-19 saat ini.

Unhan juga harus memiliki Fakultas Farmasi Militer yang juga bisa bersama-sama dengan para dokter Indonesia meneliti dan menyiapkan obat-obatan yang dibutuhkan rakyat Indonesia.

Beberapa Fakultas dan Program Studi seiring pesatnya teknologi informasi di era Revolusi Industri 4.0 juga menjadi penekanan Menhan Prabowo.

Baca juga: Menhan Prabowo sebut China tawarkan bantuan penanganan COVID-19

Pewarta : Syaiful Hakim
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar