2.000 takjil gratis ACT-MRI disalurkan untuk pekerja informal di Ambon

id ACT,MRI,Maluku,takjil,ramadhan 1441 Hijriah,pekerja informal,pandemi,corona,COVID-19

Sukarelawan ACT-MRI Maluku memberikan takjil dan makanan gratis bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya pekerja informal untuk berbuka puasa pada Ramadhan 1441 Hijriah. (FOTO ANTARA/HO-Humas ACT Maluku)

Ambon (ANTARA) - Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) siap mendistribusikan 2.000 paket takjil gratis untuk pekerja informal di Kota Ambon, Provinsi Maluku.

"Lokasi yang menjadi sasaran di antaranya Pantai Losari, Masjid Raya Al-Fatah, SPBU Kebung Cengkeh, Parigi Lima, dan beberapa panti asuhan atau yayasan yang ada di Kota Ambon. Adapun targetnya adalah para pengemudi ojek, penarik becak, supir angkot, para santri, dan pekerja informal lainnya," kata Ketua Program ACT Maluku, Muhammad Syamsudin Mahu di Ambon, Kamis.

Ia menjelaskan bahwa program itu bertujuan membantu para pekerja informal dan para santri di tengah pandemi COVID-19 selama ibadah puasa Ramadhan 1441 Hijriah/2020 Masehi.

"Selain paket takjil, kami juga berinisiatif untuk membagikan paket pangan bagi masyarakat. Karena itu kami membuka kesempatan kepada para dermawan untuk bisa membantu meringankan beban saudara-saudara kita dengan menginfaqkan sebagian rezeki untuk masyarakat yang membutuhkan," kata Syamsudin.

Sementara itu Koordinator pembagian takjil ACT-MRI Maluku Syafar menambahkan program tersebut diharapkan bisa menjadi penyemangat semua orang untuk berbagi kebaikan, terlebih pada Ramadhan yang juga dalam kondisi pandemi COVID-19 di mana banyak pekerja harian tidak bisa bekerja seperti sebelumnya.

"Kita semua adalah pelaku kebaikan, maka mari sama-sama kita saling membantu," katanya.

Baca juga: Pada Ramadhan saat pandemi COVID-19, ACT-MRI Maluku bagi takjil gratis

Baca juga: ACT Maluku bantu biaya hidup guru honorer di Kota Ambon

Baca juga: ACT-MRI Maluku operasi makan gratis untuk pekerja harian di Ambon

Baca juga: ACT-MRI Maluku lakukan disinfektan cegah COVID-19 di Kota Ambon

Pewarta : Shariva Alaidrus
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar