Menhan Prabowo cek kesiapan Unhan membuka fakultas dan prodi baru

id Menhan, Prabowo Subianto, Unhan, cek kesiapan, fakultas dan Prodi baru

Rektor Universitas Pertahanan (Unhan) Laksamana Muda TNI Dr Amarulla Octavian, S T MSc DESD saat memaparkan tentang kesiapan pembukaan fakultas dan 10 Prodi S1 baru kepada Menhan Prabowo Subianto di Kampus Unhan, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/5/2020). (ANTARA/HO-Humas Unhan)

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto melakukan kunjungan ke Kampus Universitas Pertahanan (Unhan), Sentul, Bogor, Jawa Barat, Rabu.

Siaran pers yang diterima dari Humas Unhan menyebutkan, kunjungan Menhan Prabowo itu dalam rangka untuk memeriksa sejauh mana kesiapan kampus itu dalam membuka empat fakultas baru dan 10 program studi (prodi) S-1 baru.

Kedatangan Menhan disambut secara resmi oleh Rektor Unhan Laksamana Muda TNI Dr Amarulla Octavian ST MSc DESD, didampingi para wakil rektor, para dekan dan seluruh pejabat eselon 1 dan 2 Unhan.
Baca juga: Komandan Seskoal dilantik menjadi Rektor Unhan

Turut mendampingi Menhan dalam kunjungan tersebut adalah Sekjen Kemhan Marsekal Muda TNI Donny Ermawan beserta beberapa staf Direktorat Jenderal Kemhan.

Rektor Unhan Laksda TNI A Octavian memaparkan secara langsung kepada rombongan Menhan tentang kesiapan pembukaan fakultas dan 10 prodi S-1 baru tersebut, meliputi kelengkapan proses administrasi, proses rekrutmen dosen baru, proses penerimaan dan seleksi mahasiswa baru serta cetak biru pembangunan RS Pendidikan Unhan dan beberapa laboratorium.

Secara administrasi, kata Octavian, Unhan telah menjalani tahapan-tahapan penting untuk memenuhi berbagai persyaratan teknis dari Kemendikbud sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Rektor Universitas Pertahanan (Unhan) Laksamana Muda TNI Dr Amarulla Octavian ST MSc DESD (tengah) memaparkan tentang kesiapan pembukaan fakultas dan 10 prodi S-1 baru kepada Menhan Prabowo Subianto, di Kampus Unhan, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/5/2020). (ANTARA/HO-Humas Unhan)


Bahkan, lanjut dia, memorandum of understanding (MoU) dan perjanjian kerja sama (PKS) dengan beberapa perguruan tinggi negeri telah ditandatangani Rektor Unhan bersama dengan Rektor IPB, Rektor ITS, Rektor UI, dan Rektor Unair.

"Kerja sama tersebut ditujukan untuk membantu Unhan menyusun kurikulum baru, bahan ajar baru, standarisasi laboratorium dan kelengkapan perkuliahan lainnya," kata Octavian.

Proses penerimaan mahasiswa S-1 baru melalui website Unhan telah berjalan sejak tanggal 1 Mei 2020 dan hingga siang ini tercatat 45.768 yang sudah registrasi dan 5.497 pendaftar yang berkasnya siap diverifikasi.

Menhan Prabowo Subianto mengaku senang dengan antusiasme calon mahasiswa baru dari seluruh penjuru Tanah Air tetap tinggi sekali, meskipun persyaratan akademik yang diminta di atas rata-rata nasional dengan IQ 120 ke atas.
Baca juga: Mahasiswa Unhan melaksanakan KKDN di Polda Sulut

Menhan bahkan sempat menyaksikan proses seleksi mahasiswa baru S-2 dan S-3 yang dilakukan secara online.

Selanjutnya Menhan beserta rombongan meninjau kesiapan ruangan-ruangan kelas prodi S-1 yang baru berikut sarana prasarana pendukung pendidikan lainnya.

Menhan juga sempat memberikan arahan teknis pembangunan RS Pendidikan Unhan yang juga harus memiliki pusat keunggulan.

Dalam kesempatan itu, Menhan berpesan kepada Rektor dan segenap sivitas akademika agar menepati jadwal pembukaan fakultas dan prodi S-1 baru pada tanggal 8 Agustus 2020.

Pewarta : Syaiful Hakim
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar