Kemarin, Mendes soal pencairan BLT hingga 231 pasien COVID-19 sembuh

id Humaniora Kemarin, Mendes PDTT, COVID-19,Men

Kemarin, Mendes soal pencairan BLT hingga 231 pasien COVID-19 sembuh

Tangkapan layar Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar dalam konferensi pers online di Jakarta, Kamis (14-5-2020) ANTARA/Prisca Triferna

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah berita humaniora kemarin, Kamis (14/5), menyita banyak perhatian pembaca, mulai dari Mendes PDTT yang mengharapkan pencairan BLT Dana Desa selesai sebelum Lebaran, zona merah COVID-19 di Bogor meluas ke Leuwiliang hingga penambahan 231 orang sembuh dari COVID-19.

Berikut berita-berita yang masih layak disimak tersebut.

Mendes PDTT harapkan pencairan BLT Dana Desa selesai sebelum Lebaran

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mengatakan pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa tahap pertama diharapkan bisa selesai sebelum Lebaran.

"BLT Dana Desa sudah semakin banyak yang tersalur. Saya sudah berkali-kali mengimbau dan meminta kepada bupati dan wali kota untuk percepatan sinkronisasi supaya kepala desa segera bisa menyalurkan (BLT) Dana Desa," kata Mendes PDTT dalam konferensi pers yang dilakukan via online di Jakarta, Kamis.

Bagaimana penjelasan lebih lanjut tentang BLT Dana Desa tersebut bisa dibaca di sini.

Baca juga: Kemendes PDTT intensifkan lahan pertanian kawasan transmigrasi

Zona merah COVID-19 di Bogor meluas ke Leuwiliang

Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menetapkan Kecamatan Leuwiliang sebagai zona merah COVID-19 setelah ada di antara masyarakat setempat positif terinfeksi virus corona.

"Bertambah satu kecamatan baru dengan kasus positif COVID-19, yaitu Leuwiliang, laki-laki usia 65 tahun," kata Bupati Bogor Ade Yasin dalam keterangan tertulisnya, Kamis (14/5) malam.

Rincian selanjutnya bisa dibaca di sini.

Baca juga: Kemenag DIY harap Shalat Idul Fitri di rumah tanpa pengecualian zona

Ada penambahan 231 orang sembuh dari COVID-19 sehingga total 3.518

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan hingga Kamis pukul 12.00 WIB ada penambahan 231 orang yang sembuh sehingga total 3.518 pasien dinyatakan sembuh dari 16.006 orang yang terkonfirmasi positif.

"Pasien yang meninggal sebanyak 1.043 orang. Jumlah pasien dalam pengawasan sebanyak 33.672 orang dan orang dalam pemantauan sebanyak 258.639 orang," kata Yurianto dalam jumpa pers di Graha BNPB yang dipantau di Jakarta, Kamis.

Berita selengkapnya bisa dibaca di sini.

Baca juga: Gugus Tugas : Patuh protokol kesehatan cegah gelombang kedua COVID-19

Pewarta : Katriana
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar