Pemerintah pastikan infrastruktur baik dalam pemberlakuan normal baru

id Fadjroel rachman, presiden jokowi, normal baru

Juru bicara Presiden Fadjroel Rachman saat berkunjung ke kantor redaksi ANTARA di Wisma Antara, Jakarta, Selasa. (ANTARA/Rangga Pandu Asmara Jingga)

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah menyatakan akan memastikan seluruh infrastruktur penanganan COVID-19 berjalan baik dalam pemberlakuan tatanan normal baru di masa pandemi saat ini.

Hal itu disampaikan Juru bicara Presiden Fadjroel Rachman saat berbincang di kantor redaksi ANTARA di Wisma Antara, Jakarta, Selasa.

"Makanya pemerintah mati-matian persiapan dulu. Persiapan tenaga medis, kamar rumah sakit, jumlah testing dan lain sebagainya itu infrastructure hard. Sedangkan infrastruktur lunaknya penggunaan masker, menjaga jarak dan lainnya," ujar Fadjroel di Jakarta, Selasa.

Ia mengatakan apabila kedua infrastruktur dapat berjalan baik maka tinggal menunggu Presiden mengambil keputusan untuk masuk ke tahap kenormalan baru.

Baca juga: Presiden ingin disiplin normal baru diterapkan secara humanis

Baca juga: Presiden rindu bersalaman dan foto bersama masyarakat


Menurut Fadjroel, yang terjadi saat ini adalah persiapan menuju kenormalan baru.

Dalam masa persiapan ini, kata dia, Presiden telah memberikan teladan bagaimana beraktivitas dengan tetap menjalankan protokol kesehatan.

Presiden sudah memberikan teladan menjalankan ibadah di masjid dengan menjaga jarak serta melakukan olahraga di akhir pekan dengan menerapkan protokol kesehatan.

"Presiden Jokowi sangat presisi, terukur. Yang menjadi syarat (ukuran) kenormalan baru adalah tingkat epidemiologi. Kalau tingkat pasien positif dan kematian masih tinggi, itu menentukan tingkat epidemiologis," ujar dia.

Baca juga: Istana tekankan tatanan normal baru masih persiapan

Baca juga: Jubir Presiden tegaskan pemerintah tidak kurangi PSBB

Pewarta : Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar