TNI-Polri kerahkan 2.702 personel kawal pembukaan mal

id polda metro jaya,mal,psbb,covid-19

Persiapan pembukaan pusat perbelanjaan di DKI Jakarta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunjungi salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta Utara, Kamis (11/6/2020). Pemerintah DKI Jakarta menetapkan tanggal 15 Juni 2020 untuk kembali membuka pusat perbelanjaan publik setelah ditutup sekitar tiga bulan karena pandemi virus corona (COVID-19). ANTARA/Fauzi Lamboka

Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 2.702 personel TNI-Polri dikerahkan untuk mengawal pembukaan mal dan memastikan seluruh pengunjung maupun tenant mematuhi protokol kesehatan.

"Personel yang dikerahkan sebanyak 2.702 personil yang terdiri dari TNI sebanyak 1.293 dan Polri 1.409," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus saat dikonfirmasi, Senin.

Yusri mengatakan personel tersebut akan disebar di lebih dari 100 mal yang berada di wilayah Jakarta dan sekitarnya. "Sebanyak 243 mal yang diamankan untuk wilayah hukum Polda Metro Jaya," tuturnya.

Baca juga: Pusat perbelanjaan ditindak tegas jika langgar protokol kesehatan
Baca juga: Mal di Jakarta mulai buka, pengunjung harus ikuti sederet protokol


Yusri mengatakan personel TNI-Polri juga akan dibantu oleh petugas Satpol PP dalam pengawasan penerapan protokol kesehatan di mal.

Selain mengawal dari luar area mal, petugas juga akan melakukan patroli hingga ke dalam mal untuk mengecek kepatuhan masyarakat disana.

Dia juga mengatakan Polda Metro Jaya telah berkomunikasi dengan para pengusaha maupun pengelola mal untuk memastikan tersedianya fasilitas sanitasi seperti tempat cuci tangan.

Pewarta : Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar