Gubernur Lampung tandatangani kesepakatan akuntabilitas dana COVID-19

id gubernur Lampung arinal, kajati lampung, dana covid-19

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melakukan penandatanganan kesepakatan bersama tentang pendampingan akuntabilitas dana penanggulangan dan pencegahan COVID-19.

Bandarlampung (ANTARA) - Gubernur Lampung Arinal Djunaidi bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung Diah Srikanti dan Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Lampung Kisyadi melakukan penandatanganan kesepakatan bersama tentang pendampingan akuntabilitas dana penanggulangan dan pencegahan COVID-19.

Penandatanganan yang dilakukan di ruang rapat utama Kantor Gubernur Lampung, Senin, bertujuan mencegah korupsi, kolusi, dan nepotisme pada pengadaan barang dan jasa terkait dana penanggulangan dan pencegahan COVID-19 di Provinsi Lampung termasuk 15 kabupaten/kota.

"Dengan telah ditandatanganinya kesepakatan bersama ini, kita berharap bahwa pelaksanaan kegiatan, relokasi anggaran serta pelaksanaan pengadaan barang dan jasa dalam rangka percepatan penanganan COVID-19 di Provinsi Lampung dapat dilaksanakan dengan baik," ujar Gubernur Arinal.

Menurutnya, melalui kerja sama ini juga diharapkan adanya peningkatan koordinasi antar institusi pemerintah daerah, kejaksaan dan BPKP serta instansi terkait.

Peningkatan koordinasi tersebut meliputi pendampingan dan pengawasan terhadap akuntabilitas keuangan daerah, pencegahan, pendampingan hukum, monitoring, evaluasi dan tindakan lain.

"Ini guna pencegahan KKN pada pengadaan barang dan jasa terkait dana penanggulangan dan pencegahan COVID-19 di Provinsi Lampung termasuk 15 kabupaten/kota," katanya.

Arinal menyebutkan ada beberapa upaya yang akan dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Lampung, di antaranya memastikan refocusing anggaran agar dapat diimplementasikan dengan cepat sesuai teknis yang sudah ditetapkan dan peningkatan bidang kesehatan.

Kemudian, mempercepat dan meningkatkan program terkait kelompok ekonomi yang paling rentan dalam memenuhi kebutuhan hidup seperti program keluarga harapan, bantuan dana tunai, kartu prakerja dan jaminan keberlangsungan.

Lalu, insentif dalam sektor transportasi dan industri padat karya serta menjaga stabilitas ekonomi dan membangun kepercayaan masyarakat.

"Semoga kegiatan ini memberi manfaat pelaksanaan penanggulangan COVID-19 di Provinsi Lampung," katanya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung Diah Srikanti mengatakan pihaknya berharap dapat memberikan sumbangsih kepada daerah Lampung baik jajaran pemerintah maupun masyarakat dengan bergandengan bersama dalam membantu upaya-upaya penanggulangan dan pencegahan COVID-19 di Provinsi Lampung.

"Kami harapkan pelaksanaan kegiatan penanggulangan dan pencegahan COVID-19 di Provinsi Lampung dapat berjalan cepat dan tepat. Cepat dalam pelaksanaan dan tepat sasarannya serta tepat pertanggungjawaban," ujar Diah.

Pewarta : Agus Wira Sukarta
Editor: M Arief Iskandar
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar