Lagi, TKA Tiongkok positif COVID-19 di Batam

id tka batam, tka covid batam,virus corona batam, wna batam, wna covid batam, wna posiif covid di batam, tka positif covid di batam

Lagi, TKA Tiongkok positif COVID-19 di Batam

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Batam, Muhammad Rudi. (Naim)

Batam (ANTARA) - Seorang tenaga kerja asing dari Tiongkok dinyatakan positif COVID-19, sehingga menambah deret warga Negeri Tirai Bambu yang terpapar virus corona di Kota Batam, Kepulauan Riau, menjadi 3 orang, hingga Kamis (25/6).

"Seorang laki-laki berinisial LX usia 52 tahun, TKA perusahaan di Kawasan Kabil, beralamat di mes perusahaan, merupakan kasus baru COVID-19 nomor 214 Kota Batam," kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Batam Muhammad Rudi, Kamis.

Rudi menyampaikan yang bersangkutan merupakan warga negara RRT yang bekerja sebagai "mechanical engineer" di pabrik plastik yang berlokasi di Kawasan Industri Kabil.

Baca juga: Lagi, seorang WNA positif COVID-19 di Batam

WNA itu tinggal dalam satu mes yang sama dengan dua TKA Tiongkok lainnya, terkonfirmasi positif COVID-19 nomor 204 dan 213.

Rudi menjelaskan terkonfirmasi positif 214 pada 4 Juni 2020 melakukan perjalanan ke Jakarta dan kembali ke Batam pada keesokan harinya.

"Hasil tindak lanjut 'contact tracing' yang dilakukan oleh tim surveillance terhadap kasus terkonfirmasi nomor 204, pada 20 Juni 2020, yang bersangkutan bersama seluruh karyawan perusahaan tempatnya bekerja dilakukan pemeriksaan RDT dengan hasil IgM Reaktif dan dilanjutkan dengan pemeriksaan usap tenggorokan pada 22 Juni 2020 yang hasilnya diketahui pada hari ini," katanya.

Baca juga: TKA RRT positif COVID-19 di Batam

Baca juga: Belasan TKA asal China di Batam dikarantina antisipasi virus corona


Selain 3 TKA RRT, Gugus Tugas juga mencatat 4 orang WNA lain yang dinyatakan positif COVID-19 di Batam, yaitu masing-masing seorang warga negara Inggris, Afrika Selatan, India dan Malaysia.

Sementara itu, hingga Kamis, tercatat 218 warga dinyatakan positif COVID-19, 148 orang diantaranya sembuh, 12 meninggal dan 58 orang lainnya masih dalam perawatan sejumlah rumah sakit pemerintah dan swasta.

Pewarta : Yuniati Jannatun Naim
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar