PUPR bedah 488 rumah tidak layak huni di Kabupaten Morowali

id bsps,bedah rumah,kabupaten morowali,sulawesi tengah,kementerian pupr,bantuan stimulan perumahan swadaya

Proses kegiatan bedah rumah di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. (Dok Bagian Hukum dan Komunikasi Publik Ditjen Perumahan Kementerian PUPR)

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melaksanakan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau kerap disebut program "bedah rumah" terhadap 488 rumah tidak layak huni di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.

Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Provinsi Sulawesi Tengah, Rezki Agung, dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Senin, menyatakan bahwa setiap pemilik rumah nantinya akan mendapatkan bantuan sebesar Rp17,5 juta guna meningkatkan kualitas rumahnya agar menjadi lebih layak huni.

"Program BSPS adalah salah satu upaya Kementerian PUPR untuk mendorong ketersediaan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Kabupaten Morowali," kata Rezki Agung.

Rezki menerangkan, sebanyak 488 unit rumah tidak layak huni tersebut tersebar di 14 desa di Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah.

Ia memaparkan, bantuan berupa dana peningkatan kualitas rumah senilai Rp17,5 juta nantinya akan digunakan untuk pembelian bahan material bangunan sebesar Rp15 juta dan pembayaran upah tukang Rp2,5 juta.

Sebagai informasi, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi Sulawesi Tengah akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp70 miliar untuk pelaksanaan padat karya Program BSPS atau bedah rumah di Sulteng.

Dana tersebut rencananya bakal digunakan untuk bedah rumah untuk hingga sekitar 4.000 unit rumah tidak layak huni.

Penyaluran Program BSPS di Kabupaten Morowali dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Dirjen Perumahan Tahap I dan II.

Jumlah penerima bantuan BSPS di Kabupaten Morowali sebanyak 488 kepala keluarga yang terbagi dalam dua tahap yakni tahap pertama sebanyak 418 penerima bantuan dan tahap kedua sebanyak 70 penerima bantuan.

Para penerima bantuan tersebar di 14 Desa yaitu, Desa Laantulajaya (39 unit), Desa Sampeantaba (35 unit), Desa Bumi Harapan (55 unit), Desa Parilangke (34 unit), Desa Beringin Jaya (47 unit), Desa Limbo Makmur (30 unit), Desa Uwedago (24 unit), Desa Margamulya (35 unit), Desa Larobenu (35 unit), Desa Umpanga (35 unit), Desa Bahoea Reko-reko (35 unit), Desa Bahoruru (24 unit), Desa Matano ( 25 unit), dan Desa Lamberea (35 unit).

Baca juga: Kementerian PUPR: 21.915 rumah di Papua jalani program bedah rumah
Baca juga: Kementerian PUPR berencana bedah 4.114 rumah di Papua

Pewarta : M Razi Rahman
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar